Resolusi 2018: Displin Menabung demi Simpanan Pensiun

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menabung. Thefiscaltimes.com

    Ilustrasi menabung. Thefiscaltimes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahun 2017 segera berakhir, lakukan refleksi diri untuk membuat resolusi 2018. Salah satu hal penting yang bisa menjadi resolusi 2018 adalah disiplin menabung. Semua orang dianjurkan mulai menabung sejak berusia 17 tahun untuk simpanan pensiun.

    “Kalau sudah mempersiapkan simpanan pensiun dari umur 20 tahun, hasilnya akan jauh lebih besar, padahal mulainya lebih kecil. Mendorong semuda mungkin, mulai menabung aja sebisanya,” ujar Melani Salmadini, Product Development dan Channel Management Manager Bank Negara Indonesia, di Gedung Tempo, Kamis, 21 Desember 2017.

    BNI Simponi, singkatan dari Simpan Pensiun BNI, mempunyai stimulasi untuk menunjukkan betapa pentingnya menabung dari muda. “Usia pensiun di Indonesia biasanya 55 tahun. Bila memiliki life expectancy sampai 75, akan ada 20 tahun tanpa penghasilan,” ucap Melani. Dengan sekitar 33 tahun aktif bekerja, jumlah yang harus dimasukkan ke tabungan harus lebih besar per bulannya.

    Baca juga:

    Kiat agar Ibu Rumah Tangga Tetap Bisa Menabung

    Resolusi 2018 Dapat Terwujud dengan 3 Cara Berikut

    Resolusi 2018: Jaga Tubuh, Banyak Minum Air Putih, Tidur Teratur

    Ilustrasi menabung. Thefiscaltimes.com

    Jika menabung dari umur 17 tahun atau awal 20-an, menabung dapat dilakukan mulai Rp 50 ribu dan ditingkatkan setiap tahunnya. Kalau baru memikirkan tabungan pensiun 5-10 tahun sebelum pensiun, hanya akan menyulitkan diri sendiri. Jangan takut menabung karena sekarang ada banyak program yang membantu mengarahkan cara menabung dengan disiplin.

    Kalaupun belum memiliki penghasilan, mulai belajar membagi uang tabungan. Pisahkan beberapa persen dari uang yang dimiliki untuk disimpan di tabungan. “Sekarang banyaknya sekitar umur 35-45 baru mulai menabung. Kita ingin galakin lagi mendorong yang muda-muda untuk mulai menabung,” tutur Melani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.