Saran Sukses Arini Subianto untuk Generasi Milenial, Apa Saja?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arini Subianto. TEMPO/Nurdiansah

    Arini Subianto. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Semua orang ingin sukses dalam hidup. Banyak anak muda  yang disebut generasi milenial dan berkembang di berbagai industri. Kaum milenial inilah yang akan menjadi masa depan dunia.

    Arini Subianto, sebagai wanita terkaya di Indonesia, memiliki beberapa tip sukses untuk para milenial yang patut untuk diikuti.

    “Tidak ada jalan singkat. Itu prinsip saya, tidak ada jalan potong. Jika Anda melewati jalan pintas, jika Anda mencoba memotong jalan, itu tidak pernah bermakna, tidak pernah seratus persen hasilnya,” ungkap Arini Subianto di Jakarta, 12 Desember 2017.

    Arini menjelaskan untuk merasakan kesuksesan harus merasakan kegagalan terlebih dulu. Menurutnya, dalam melakukan sesuatu pasti ada salahnya, tetapi terkadang kita harus berani nekad, harus berani untuk mengikuti impian atau melakukan sesuatu yang baru.

    “Kamu harus melakukan sesuatu dari hati dan kamu harus suka melakukan hal tersebut,” tutur Arini.

    Wanita berumur 47 tahun ini menjelaskan kalau anak muda sekarang sebaiknya tidak mengejar ketenaran sekejap karena nanti kalau sukses akan mendapat penghargaan dengan sendirinya.

    Jangan lewatkan:
    Kiat Arini Subianto Jaga Kebugaran, Makan Seimbang dan Olahraga
    Meski Terkaya, Arini Subianto Malas ke Salon dan Tak Perlu Sisir
    Wanita Terkaya Arini Subianto Selalu Punya Waktu untuk Anak-anak

    Banyak juga yang mengira orang yang lahirnya sudah kaya tidak perlu berusaha untuk mendapat kesuksesan. Namun, Arini menjelaskan banyak orang yang dari kecil sudah hidup enak tetapi belum tentu sukses.

    Walaupun dapat dimengerti mengapa banyak orang yang berpikiran tersebut, Arini merasa setiap kesuksesan pasti ada kerja kerasnya terlebih dulu. Bila hanya mengandalkan kekayaan yang sudah dimiliki, pasti tidak akan sukses lama karena itu semua orang harus kerja keras untuk sukses.

    “Alhamdulillah saya punya resources yang dapat membantu menjelajahi kegemaran saya. Mungkin itu yang membedakan saya,” lanjut Arini. Namun dia menekankan kalau dia tidak melakukan pekerjaannya dengan benar, walaupun memiliki kekayaan, pasti akan ditolak oleh kliennya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.