Meski Terkaya, Arini Subianto Malas ke Salon dan Tak Perlu Sisir

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arini mengambil alih perusahaan ayahnya, konglomerat Benny Subianto, di awal 2017. Sebagai anak perempuan tertua, ia saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur Persada Capital Investama, perusahaan induk yang bergerak di berbagai sektor, seperti kayu, minyak sawit, karet, dan batubara. TEMPO/Nurdiansah

    Arini mengambil alih perusahaan ayahnya, konglomerat Benny Subianto, di awal 2017. Sebagai anak perempuan tertua, ia saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur Persada Capital Investama, perusahaan induk yang bergerak di berbagai sektor, seperti kayu, minyak sawit, karet, dan batubara. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Arini Subianto disebut sebagai wanita terkaya di Indonesia dan berada di peringkat ke-37 dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Ia menjadi wanita terkaya di Indonesia setelah mewarisi perusahaan ayahnya, Benny Subianto, yang meninggal pada Januari 2017.

    Walaupun menjadi wanita terkaya di Indonesia dengan memegang grup Persada, Arini tidak suka menggunakan pakaian yang mewah. Gaya sehari-harinya tetap sederhana dan tidak ribet.

    “Pilihan baju saya tidak banyak, mungkin kalau orang tidak kenal akan berpikir kalau baju saya tidak pernah ganti. Bajunya sama saja, putih dan hitam, kurang variasi,” ujar Arini Subianto kepada Tempo, di Jakarta, Selasa, 12 Desember 2017.

    Wanita berumur 47 tahun ini mengaku suka warna monokrom untuk pakaiannya, tidak ada motif apapun, hanya polos warna hitam dan putih. Selain itu, Arini juga suka mengkoleksi barang-barang antik.

    Baca juga:
    Arini Subianto, Wanita Terkaya yang Sempat Ingin Jadi Arsitek
    Wanita Terkaya Arini Subianto Selalu Punya Waktu untuk Anak-anak
    Arini Subianto, dari Sosialita Jadi Wanita Terkaya di Indonesia

    Dia menjelaskan kalau salah satu bros yang digunakan adalah barang antik yang dia temukan di toko barang-barang bekas. Menurutnya, ia banyak mencari perhiasan antik atau bekas pakai karena merasa seperti mencari harta karun di tengah barang-barang yang sudah tua dan busuk.

    Tidak hanya dengan busana, Arini juga memilih potongan rambut yang tidak ribet. “Rambut saya selalu pendek sekali. Saya maunya yang cepat, saya kalau dandan cepat banget,” jelasnya.

    Bahkan, Arini mengatakan kalau asisten rumah tangganya sampai bilang kalau dia tidak pernah melihat Arini bersisir. Di pagi hari, Arini mengakui kalau dia merapikan rambutnya hanya menggunakan tangan, tak perlu sisir.

    “Saya paling benci ke salon jadi saya tidak pernah ke salon,” jelas Arini. Walaupun tidak ke salon, Arini tetap mendapat bantuan untuk menjaga rambutnya karena bila didiamkan saja rambutnya akan menjadi keriting.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara