Kamis, 20 September 2018

Kecanduan Ponsel Bikin Anak Malas Membaca

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak membaca buku. Shutterstock

    Ilustrasi anak membaca buku. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Meningkatkan minat baca pada anak merupakan salah satu hal yang penting dilakukan, khususnya bagi para orang tua. Kebiasaan membaca sejak dini dapat meningkatkan kemampuan anak agar siap dalam belajar mengajar ketika masuk sekolah. Namun, masih saja masyarakat Indonesia memiliki minat baca dan tingkat literasi bangsa yang rendah.

    "Anak-anak Indonesia punya potensi luar biasa mengenai minat baca dan literasi, tapi belum bisa dikembangkan dengan baik. Terlebih sekarang akses internet dan telepon selular sangat mudah, minat anak-anak sudah bergeser dari buku ke telepon selular. Karena itu, kami ingin menyelaraskan dan meningkatkan minat baca dan literasi anak dibandingkan dengan berselancar di internet," ujar Yessi Chandra, Ketua Yayasan Taman Baca Inovator.

    Guna mendukung hal itu, Arya Nobel menghadirkan Taman Baca Cikarang untuk menciptakan Generasi Literasi Indonesia melalui salah satu program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di bidang pendidikan yang diimplementasikan ke dalam Taman Baca Jendela Dunia.

    "Taman baca jendela dunia didirikan untuk membantu meningkatkan minat baca dan literasi anak-anak, khususnya dari masyarakat marjinal agar mampu mempersiapkan diri ke jenjang pendidikan dan keterampilan yang lebih tinggi," jelas Andreas Bayu Aji, Chief Corporate Services Officer Arya Nobel.

    Bukan hanya sebagai tempat untuk membaca, tetapi Taman Baca Jendela Dunia juga didesain dengan program-program kreatif terkait literasi untuk mengajak anak-anak kembali membaca buku dan paham mengenai pengertian literasi.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    Faktor Kecerdasan Anak Tidak Hanya Berhitung, Intip 7 Lainnya
    Anak Kurang Gizi, Waspadai Dampak Psikologisnya
    Anak Kurang Fokus Belajar, Waspada Kena Anemia


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.