Selasa, 25 September 2018

4 Alasan Perempuan Tak Ingin Menikah

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan menikah/pernikahan. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan menikah/pernikahan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjadi lajang atau berpasangan adalah sebuah pilihan. Di era yang kian terbuka, perempuan juga bebas memilih apakah dia ingin sendiri atau berkeluarga. Mulai banyak wanita yang memetuskan untuk tidak menikah meski ada berbagai tekanan dari masyarakat untuk menikah.

    Baca juga:
    7 Hal yang Dibenci Kaum Lajang
    Perempuan Umur 25 Masih Jomblo, Awas Kena Single Shaming
    Jadilah Jomblo Bahagia dan Rasakan Manfaat Berstatus Lajang

    Perempuan itu tentu sudah mempertimbangkan risiko jika memutuskan menikah dan mengukur kemampuan dirinya. Hingga pada satu titik, melajang adalah pilihan terbaik baginya. Mengutip Livestrong dan The Talco, ada beberapa alasan yang membuat perempuan melajang. Berikut ini rinciannya:

    1. Fokus pada karir
    Seorang wanita yang menuju atau telah sukses dalam karirnya dan stabil secara finansial akan merasa manfaat yang sedikit dengan adanya suami. Memilih suami yang sama suksesnya mungkin seperti mimpi yang jadi kenyataan. Namun keduanya bisa jadi akan sulit meluangkan waktu, setidaknya untuk menjaga pernikahan yang sehat.

    Sedangkan jika memilih suami dengan penghasilan lebih rendah, seringkali ini menjadi masalah di kemudian hari. Kesuksesan si perempuan membuatnya lebih independen dan tidak harus bergantung pada laki-laki yang notabene adalah suaminya.

    2. Tak ingin sakit hati
    Berani jatuh cinta artinya sudah siap jika disakiti juga. Beberapa wanita memilih tidak menikah karena berbagai drama perselingkungan yang seringkali mewarnai biduk rumah tangga. Mereka tidak ingin menghabiskan waktu untuk itu. Selain itu hubungan dalam jangka waktu pendek lebih mudah daripada menghadapi perjuangan dan keraguan untuk menjaga hubungan jangka panjang.

    3. Tidak siap berkomitmen
    Pernikahan membutuhkan komitmen kedua belah pihak untuk mempertahankannya. Laporan Time menyebutkan diperkirakan 25 persen kaum millenial -mereka orang yang lahir antara 1982 hingga 2004, tidak akan menikah. Kebanyakan dari mereka hanya tidak ingin berkomitmen pada pernikahan tradisional. Sebagian yang lain memutuskan untuk tidak menikah karena tidak ingin mengikat diri hanya pada satu orang dan satu situasi.

    4. Kebebasan
    Pernikahan serigkali dianggap sebagai ikatan yang mengekang kebebasan seseorang, khususnya wanita dalam tradisi patriarki. Sebab itu, wanita modern cenderung memilih melajang demi kebebasannya. Dengan tetap melajang, wanita dapat menentukan apa yang terbaik hidupnya sesuai keinginannya.

    DWI NUR SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.