Jadilah Jomblo Bahagia dan Rasakan Manfaat Berstatus Lajang  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi wanita jomblo. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Usiamu sudah mendekati 30 dan sebagian besar temanmu sudah menikah atau berpasangan, tapi kamu masih sendiri alias jomblo. Pada kondisi ini, kami pasti merasa tidak nyaman, terlebih jika ada yang bertanya, 'kapan kawin?', 'pacarmu mana?'. Baca: Jomblo di Usia Matang, Sosiolog: Jangan Cari Jodoh Seadanya

Feby Indirani, penulis buku ‘69 Things to be Grateful About Being Single', mengatakan tak perlu merutuki status yang masih lajang. "Jangan resah, menjadi orang single itu bukan hal yang untuk ditangisi," kata Feby saat meluncurkan bukunya di Ke:Kini, Rabu, 6 September 2017. “Saya membuat buku ini agar orang merasa senang, dan bisa menertawakan diri sendiri."

Walaupun kehidupan menjadi seorang lajang itu kerap terasa sepi, mereka punya banyak kesempatan untuk bersenang-senang dan mengeksplorasi diri. Banyak hal negatif yang dihubungkan dengan kata single, tapi sebenarnya orang yang single itu lebih bebas untuk melakukan banyak hal.

"Sebagai lajang, hidupmu akan lebih berwarna dan tidak terduga,” tulis Feby di buku terbarunya. Para lajang bisa lebih bebas melakukan apa yang mereka inginkan, dan untuk melakukan hal-hal yang tidak direncanakan sebelumnya. Baca juga: Jomblo di Usia 35, Syahrini Ungkap Penyebabnya

Contohnya, pergi ke luar kota tanpa direncanakan atau memiliki waktu untuk melukis atau belajar fotografi, melakukan kegiatan yang selalu ingin dilakukan tanpa hambatan atau perlu minta izin. Bisa juga dengan banyak melakukan kegiatan sosial di waktu luang.

Sebelum memulai kehidupan berkeluarga, para lajang dapat menggunakan waktu untuk hal-hal yang baik. Misalnya, menjadi relawan di organisasi kemanusiaan, dan sejenisnya. Dan yang paling penting, menurut Feby, para lajang juga harus bertanggung jawab kepada diri sendiri. “Sebagai lajang, kamu bisa fokus mengembangkan apa pun passion-mu itu,” tulis Feby.

Para jomblo yang punya duit, Feby melanjutkan, tak perlu pusing membayar makan malam saat berkencan, segala macam biaya rumah tangga, dan lainnya. Jadi, sebelum mengakhiri status lajang atau memulai kehidupan berumah tangga, menurut Feby, kita harus independen dan memanfaatkan potensi diri.

"Jangan ikuti stigma kalau umur sekian-sekian harus sudah menikah, enggak pantas lagi menjomblo," ujarnya. "Padahal, ada banyak hal positif yang kita dilakukan selagi lajang dan tak bisa dikerjakan lagi setelah menikah. Artikel lainnya: Anda Beruntung jika Mendapat Cinta Janda dengan Anak

ASTARI PINASTHIKA SAROSA






Hasil Piala Asia Futsal 2022: Timnas Indonesia Kalah Telak 0-5 dari Iran

7 menit lalu

Hasil Piala Asia Futsal 2022: Timnas Indonesia Kalah Telak 0-5 dari Iran

Timnas futsal Indonesia harus menelan kekalahan telak pada pertandingan pertama di Piala Asia Futsal 2022 hari Rabu, 28 September 2022.


Kuasa Hukum Sebut Kesehatan Lukas Enembe Membaik

10 menit lalu

Kuasa Hukum Sebut Kesehatan Lukas Enembe Membaik

Obat dari Singapura untuk Gubernur Papua Lukas Enembe telah tiba di Jayapura sejak tiga hari lalu. Kini kesehatannya membaik.


Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

12 menit lalu

Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

Pembuatan aplikasi itu melibatkan anggota tim dari mahasiswa Telkom University.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Komitmen Smart Village dan Smart Island Indonesia

12 menit lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Komitmen Smart Village dan Smart Island Indonesia

Topik tentang komitmen konektivitas digital Indonesia melalui Smart Village dan Smart Island menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Mantan Pegawai KPK Minta Febri Diansyah Mundur dari Pengacara Putri Candrawathi

45 menit lalu

Mantan Pegawai KPK Minta Febri Diansyah Mundur dari Pengacara Putri Candrawathi

Yudi menyatakan Febri Diansyah dan Rasamala selama ini dipercaya publik, sebab itu dia meminta keduanya mundur dari pengacara Putri Candrawathi.


Program JUT Dorong Sektor Pertanian Berkembang Pesat

45 menit lalu

Program JUT Dorong Sektor Pertanian Berkembang Pesat

Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan program Jalan Usaha Tani (JUT) di sejumlah kelompok tani se-Indonesia.


Cara Memilih Warna Rambut yang Sesuai dengan Kulit

47 menit lalu

Cara Memilih Warna Rambut yang Sesuai dengan Kulit

Saat memilih warna rambut, pertimbangkan undertone kulit. Ada tiga jenis pigmen yang mendasari di kulit yakni hangat, dingin, dan netral.


Begini Cara Aman Berlibur Naik Mobil Keluarga ke Luar Kota

56 menit lalu

Begini Cara Aman Berlibur Naik Mobil Keluarga ke Luar Kota

Pada masa liburan, ruas jalan antar kota dipenuhi mobil-mobil keluarga yang hendak bertamasya.


Tips Agar Perjalanan Healing Tidak Bikin Pusing

58 menit lalu

Tips Agar Perjalanan Healing Tidak Bikin Pusing

Rekreasi adalah salah satu alternatif untuk menyembuhkan diri dari stres atau sering disebut healing.


Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

1 jam lalu

Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

Gigantisme adalah kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan tidak normal pada anak-anak akibat ada kelainan pada hormon pertumbuhan.