Kenali Sebab dan Kapan Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi anak tidak mau makan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Anak yang tidak mau makan tentu membuat ibu kebingungan. Ada anak yang tidak suka nasi, hanya mau makan biskuit, tidak mau sayuran, atau menolak makan buah. Padahal anak butuh asupan makanan dengan nutrisi baik dan gizi seimbang untuk mengiringi masa tumbuh kembang mereka.

Tidak ingin anak kurang gizi, para ibu biasanya menempuh segala cara agar anak mau makan. Mulai dengan bujuk rayu, menyembunyikan makanan yang tidak disukai, tidak sedikit berujung dengan pemaksaan. Lalu mengapa anak bisa menjadi picky eater atau suka pilih-pilih makanan? “Untuk kebanyakan anak sehat, memilih makanan adalah bagian normal dari pertumbuhan anak,” kata Natasha Chong Cole, pakar ilmu nutrisi yang sedang menempuh pendidikan doktor di Universitas Illinois, AS.

Baca juga:

Andien Ajak Anak Aerobik Air Sejak Umur 2 Bulan, Apa Manfaatnya?

Teknik Menerapkan Metode Kanguru untuk Bayi Prematur di Rumah
Ibu Bertubuh Pendek Lebih Mungkin Lahirkan Bayi Prematur

Namun menurut Cole, yang penelitiannya dimuat dalam Jurnal Nutrigenetik dan Nutrigenomik menambahkan, beberapa studi menunjukkan, pilih-pilih makanan juga berkaitan dengan masalah gangguan makan, masalah emosional dan perilaku, serta berisiko pada kekurangan atau kelebihan berat badan. 

Cole juga melakukan penelitian ada 2015 terhadap saliva atau cairan yang diproduksi air liur dari 153 anak usia prasekolah, di bawah 5 tahun, untuk menguji DNA dan genotipe mereka. Penelitian ini dilakukan pada anak balita, karena umumnya anak memasuki fase pilih-pilih makanan sekitar usia 2 tahun. 

Masa pilih-pilih ini bisa berkurang ketika mereka berusia 6 tahun, namun ada pula yang terus berlangsung hingga anak dewasa. Sekitar usia 3 tahun, kebanyakan anak sudah bisa menyadari makanan apa yang disukai dan tidak serta mengekspresikan rasa enak dan tidak enak. 

Hasilnya, dari lima gen reseptor rasa yang diuji, dua di antaranya berkaitan dengan perilaku pilih-pilih makanan. Sementara satu jenis gen lainya berkaitan dengan perilaku anak yang secara konsisten memilih hanya beberapa jenis makanan, dua gen berjenis TAS2R38 dan CA6 berhubungan dengan perilaku menolak otoritas orang tua atau upaya untuk mengendalikan pilihan makanan. 

Selain itu gen TAS2R38 dan CA6 ini terkait dengan rasa pahit yang tinggi, yang membuat anak sangat selektif terhadap rasa makanan. Tidak hanya rasa, pengaruh gen membuat anak memilih makanan berdasarkan warna, tekstur, dan bau pada makanan anak-anak.

TABLOIDBINTANG






Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

5 jam lalu

Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

Liburan dengan ikut serta membawa anak, mungkin akan menjadi hal yang sedikit menakutkan bagi para orang tua.


Serena Williams Ungkap Alasan Tidak Pernah Membawa Olympia ke Pertandingan

6 jam lalu

Serena Williams Ungkap Alasan Tidak Pernah Membawa Olympia ke Pertandingan

Putri Serena Williams, Olympia, sempat menonton pertandingan terakhir ibunya


Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

18 jam lalu

Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

Hilaria Baldwin dan suaminya, Alec Baldwin, menyambut kelahiran anak ketujuh mereka pekan lalu.


Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

23 jam lalu

Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

Mengonsumsi gula melebihi batas anjuran dapat memicu masalah pada tubuh dan kembang anak.


7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

23 jam lalu

7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

Pembaptisan anak hingga larangan untuk berbicara keras di depan umum, inilah 7 pola asuh anak yang harus ditaati oleh keluarga Kerajaan Inggris.


Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

1 hari lalu

Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

Scarlett Johansson dan Colin Jost menikah tahun 2020, keduanya memiliki seorang putra bernama Cosmo


4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

1 hari lalu

4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

Dalam psikologis, dikenal 4 gaya pola asuh anak, yaitu pola asuh otoritatif, otoriter, permisif, dan pengabaian. Berikut adalah penjelasannya.


4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

1 hari lalu

4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

Seiring perkembangan zaman dan pengetahuan, berikut adalah empat mitos terkait pola asuh anak atau parenting yang sebaiknya Anda tinggalkan.


Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

1 hari lalu

Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

Meghan Trainor berbicara tentang perasaan bersalah saat putranya berada di unit perawatan intensif neonatal (NICU)


Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

1 hari lalu

Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

Punya satu anak atau tidak sama sekali atau childfree bukan tren baru di kalangan generasi milenial namun merupakan pilihan.