Stroke Lebih Rentan Terjadi pada Perempuan, Berikut Alasannya

14-rama-pesantrenLansiaJombang

TEMPO.CO, Jakarta - Data dari National Stroke Association menunjukkan stroke adalah penyebab kematian ketiga terbesar bagi wanita ketimbang pria. Setiap tahun, lebih dari 55 ribu wanita menderita stroke, dan angka ini lebih tinggi dibanding pria. Perempuan juga memiliki risiko lebih besar dalam menderita kelainan irama detak jantung, di mana penyakit tersebut adalah salah satu pemicu stroke terbesar.

Baca juga:
Jangan Tunggu Sampai Terjadi, Cegah Stroke Sejak Dini
Stroke pada Kaum Muda, Hati-hati Kalau Suasana Hati Fluktuatif

“Sebanyak 60 persen perempuan berumur 75 tahun menderita kelainan denyut nadi atau Fibrilasi Atrium (FA),” ujar Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJp (K) FIHA, FasCC yang juga Guru Besar Ilmu Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Presiden Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) di Jakarta, Rabu 11 Oktober 2017. Penderita kelainan denyut nadi pada populasi umum mencapai 0,4 sampai 1 persen di dunia.

Perempuan yang terserang stroke, Yoga Yuniadi melanjutkan, biasanya juga berusia lebih muda ketimbang lelaki yang menderita stroke. Pada perempuan, stroke berpotensi menyerang di usia sekitar 50 tahun. Walaupun data menunjukkan perempuan lebih rentan terserang stroke, namun belum diketahui secara pasti apa penyebab utamanya. “Dugaan utamanya karena struktur pembuluh darah perempuan terpengaruh hormon estrogen,” ucap Yoga Yuniadi.

Berangkat dari situ, Yoga Yuniadi melanjutkan, ada dua fase pemicu risiko stroke pada perempuan, yakni perubahan hormon selama kehamilan dan menopause. Kadar estrogen terus turun pada masa menopause sehingga membuat tubuh kelebihan hormon androgen.

Penurunan hormon estrogen sebanyak 60 persen ketika menopause berkontribusi pada peningkatan faktor risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke, pada wanita. Kendati tingkat kelangsungan hidup pasien stroke meningkat, namun penderita stroke saat ini berpotensi mengalami cacat.

Artikel terkait:
Kelainan Irama Jantung Picu Stroke 5 Kali Lipat






5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

1 jam lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Lukas Enembe Dipastikan Tak Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

3 jam lalu

Lukas Enembe Dipastikan Tak Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Roy mengatakan Lukas Enembe sudah beberapa kali mengalami serangan stroke. Menurut dia, Lukas seharusnya sudah menjalani perawatan di Singapura.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

9 jam lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

1 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

2 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

3 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Khawatir dengan Kondisi Neneknya, Raffi Ahmad Segera Pulang ke Indonesia

3 hari lalu

Khawatir dengan Kondisi Neneknya, Raffi Ahmad Segera Pulang ke Indonesia

Raffi Ahmad minta doa akan segera pulang dari Amerika Serikat usai mendapat kabar tentang kondisi neneknya, Mami Popon yang menurun.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

3 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

3 hari lalu

Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

Top 3 dunia pada 22 September 2022, di urutan pertama unjuk rasa yang dilakukan perempuan Iran untuk memprotes ketatnya aturan berjilbab di negara itu


Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

4 hari lalu

Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

Angela Tanoesoedibjo menyatakan peran perempuan dalam UMKM masih menghadapi tantangan, salah satunya dalam permodalan.