Stroke pada Kaum Muda, Hati-hati Kalau Suasana Hati Fluktuatif

Reporter

Ilustrasi stroke. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Stroke dapat menyerang kaum muda. Tekanan darah yang sangat tinggi tiba-tiba mengalami kesemutan di kaki dan tangan serta muntah-muntah merupakan pertanda stroke. Baca: Ilmuwan: Bermain Musik Adalah Obat Stroke Paling Sederhana

Dokter spesialis saraf Salim Harris menyatakan tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko pertama stroke. Disusul diabetes melitus, merokok, homosistein (adanya asam amino yang mengandung sulfur di dalam darah), minum minuman beralkohol, dan penggunaan narkoba.

"Semua orang yang memiliki tekanan darah tinggi harus minum obat secara teratur," kata Salim kepada Tempo di Departemen Neurologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Soalnya, kata dia, ukuran tekanan darah seseorang berubah-ubah bergantung pada kondisi. "Lagi senang, sedih, marah itu berbeda tekanan darahnya. Kalau sekarang sedang 200 (sistolik), kemudian tiba-tiba marah menjadi 240, apa tidak pecah?"

Dia menjelaskan, penyakit stroke dibagi atas dua jenis. Pertama, stroke akibat sumbatan; dan kedua, stroke akibat perdarahan otak. "Jumlah penderita stroke karena perdarahan otak meningkat saat ini," tuturnya. Baca juga: Pelajari Racun Laba-laba Malah Temukan Obat Stroke Masa Depan

Ketua Kelompok Studi Stroke Indonesia ini mengatakan unit pelayanan primer, seperti Puskesmas, perlu menyadarkan masyarakat agar memperhatikan tekanan darahnya. Sebab, tekanan darah manusia tidak ada yang konstan di posisi 120/80 mmHg.

Selain itu, ia menyarankan agar seseorang yang mempunyai riwayat genetik hipertensi dan kencing manis rutin memeriksakan kesehatan sedari dini. Walaupun berdasarkan literatur kedokteran rata-rata penderita stroke berusia 50-60 tahun, tidak mustahil penyakit itu datang lebih awal. "Ada yang terserang di usia 24 tahun," katanya.

Dari 5.411 pasien stroke di 18 rumah sakit yang diteliti Salim pada 2012-2014, diketahui bahwa 64 persen kasus terjadi karena sumbatan dan 36 persen karena perdarahan. Jumlah stroke karena perdarahan ini naik dari tahun-tahun sebelumnya sebesar 25 persen. "Dari jumlah tersebut, laki-laki lebih banyak dibanding perempuan yang belum menopause," ucap Ketua Divisi Stroke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSCM ini. Berita terkait: Hindari Stroke, Para Pria Sebaiknya Perbanyak Makan Tomat

Menurut Salim, otak hanya bisa berdarah karena dorongan yang kencang. Dan pemicu dari dorongan itu adalah tekanan darah. "Kalau tekanan darah tidak dikontrol, pembuluh darah akan membuat kantong-kantong kecil. Seperti meniup balon, ada bagian-bagian yang tipis. Pecahnya di situ."

Adapun berdasarkan literatur internasional kedokteran, kata dokter spesialis saraf Sukono Djojoatmodjo, stroke dengan jenis perdarahan diperkirakan 80 persen, sedangkan sumbatan 20 persen. Ia menyarankan perlunya edukasi kepada masyarakat supaya mengelakkan faktor risiko stroke.

Salim menyayangkan tidak tersedianya peralatan computed tomography scan (CT scan) di sejumlah rumah sakit daerah di kabupaten. Padahal salah satu syarat untuk pengobatan stroke karena sumbatan adalah pencitraan otak. Keberadaan peralatan ini menentukan kecepatan dokter menangani pasien di daerah. "Kalau mengobatinya ke Jakarta, ya enggak cukup waktunya," kata dokter yang kerap memberikan pelatihan kepada dokter dan suster di sejumlah daerah ini. Artikel lainnya: Bukti Ilmiah, Cuci Otak Mampu Mengatasi Stroke

MARTHA WARTA SILABAN






Catat, Inilah 5 Penyakit yang Kerap Memicu Mati Muda

1 hari lalu

Catat, Inilah 5 Penyakit yang Kerap Memicu Mati Muda

Gaya hidup yang buruk menjadi penyebab utama anak muda mengalami penyakit serius sehingga memicu terjadinya kematian dini. Berikut lima penyakit yang kerap menyebabkan mati muda.


Kenali 8 Jenis Migrain, Sakit Kepala Ringan Hingga Berat Mana yang Sering Menyerang Anda?

10 hari lalu

Kenali 8 Jenis Migrain, Sakit Kepala Ringan Hingga Berat Mana yang Sering Menyerang Anda?

Migrain paling umum adalah migrain dengan aura atau migrain klasik. Berikut 8 jenis migrain, dari sakit kepala yang ringan hingga berat.


Semakin Banyak Anak Muda Terkena Stroke, Pakar Ungkap Penyebabnya

15 hari lalu

Semakin Banyak Anak Muda Terkena Stroke, Pakar Ungkap Penyebabnya

Stroke yang umumnya dialami usia 50-60 tahun kini menyerang usia 40 tahun. Penyebabnya tak lepas dari proses globalisasi.


Awas, Sakit Kepala Tiba-tiba Bisa Jadi Gejala Stroke

19 hari lalu

Awas, Sakit Kepala Tiba-tiba Bisa Jadi Gejala Stroke

Dokter mengatakan sakit kepala hebat yang terjadi secara tiba-tiba bisa jadi merupakan gejala serangan stroke.


Waspadai Komplikasi Hipertiroid, Stroke sampai Gagal Jantung

20 hari lalu

Waspadai Komplikasi Hipertiroid, Stroke sampai Gagal Jantung

Hipertiroid bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan, fisik maupun psikis dan komplikasinya termasuk stroke dan gagal jantung.


Sharon Stone Ungkap Tumor Fibroid Besar di Tubuhnya Usai Kesalahan Diagnonis

26 hari lalu

Sharon Stone Ungkap Tumor Fibroid Besar di Tubuhnya Usai Kesalahan Diagnonis

Sharon Stone mengingatkan para perempuan untuk mencari pendapat kedua untuk masalah medis


Awas, Penyakit Berikut Diklaim Paling Mematikan di Dunia

27 hari lalu

Awas, Penyakit Berikut Diklaim Paling Mematikan di Dunia

Agar waspada, berikut 10 penyakit mematikan dari diare sampai stroke. Jangan abaikan gejala.


Jenis dan Gejala Stroke Berlainan, Apa Penyebabnya?

28 hari lalu

Jenis dan Gejala Stroke Berlainan, Apa Penyebabnya?

Kondisi adanya penyumbatan aliran darah ke otak yang berakibat kelumpuhan di bagian tubuh tertentu menandakan stroke


Usia Muda tapi Sering Lupa, Waspadai Penyebabnya

28 hari lalu

Usia Muda tapi Sering Lupa, Waspadai Penyebabnya

Lupa adalah hal alami. Tetapi jika sering lupa di usia 20-30 tahun, tentu ini tidak wajar. Ada banyak penyebab seseorang lupa walau masih muda.


10 Cara Mengurangi Risiko Stroke

29 hari lalu

10 Cara Mengurangi Risiko Stroke

Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian. Bagaimana cara mengurangi risiko stroke?