Nyamuk Kian Kebal Obat, Tangkal Serangannya dengan Cara Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi - Stop Demam Berdarah. Doc KOMUNIKA ONLINE

    Ilustrasi - Stop Demam Berdarah. Doc KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Jakarta - Nyamuk merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2016, jumlah kematian akibat nyamuk sebesar 725.000 orang per tahun. Penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk cukup banyak, yaitu demam berdarah dengue (DBD), malaria, chikungunya, zika, dan kaki gajah.

    Demam berdarah dengue dan malaria merupakan penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di seluruh dunia. Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi.

    “2004 menjadi menjadi tahun terakhir Indonesia terjangkit wabah demam berdarah dengue. Bahkan peristiwa ini sampai diklasifikasikan sebagai peristiwa luar biasa,” ujar salah satu anggota Persatuan Peneliti Penyakit Tropik dan Infeksi (PETRI), Dr. dr. Leonard Nainggolan, pada acara diskusi yang bertemakan “Nyamuk Bandel dan Wabah yang Ditimbulkan” di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Senin, 9 Oktober 2017.

    Menurut Leonard, untuk membasmi nyamuk sangat sulit karena perubahan iklim membuat nyamuk lebih sering berkembang biak dan menghasilkan telur. Selain itu, nyamuk sekarang lebih kebal terhadap bahan kimia yang terdapat pada obat pembasmi nyamuk.

    “Nyamuk sekarang lebih resistan terhadap bahan kimia pada obat nyamuk. Sekarang ini obat nyamuk hanya sebagai obat yang membuat pingsan nyamuk selama 24 jam karena dalam 24 jam, jika nyamuk tidak mencari protein, ia akan mati,” ujar Leonard.

    Spesialis penyakit tropik dan infeksi di Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM, Dr dr Leonard Nainggolan SpPD-KPTI. (ANTARA News/Lia Santosa)

    Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi dampak penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Berikut beberapa tip mengurangi dampak penyakit dari nyamuk.

    #Menggunakan pakaian pelindung, seperti baju lengan panjang dan celana panjang. Ini berguna agar nyamuk tidak dapat mengisap darah dari kulit.

    #Menggunakan losion penolak nyamuk. Untuk obat pembasmi nyamuk, carilah yang membasmi nyamuk serta aman untuk tubuh manusia.

    #Menggunakan pengusir nyamuk alami, seperti jeruk, bunga lavender, dan serai.

    #Langsung menaruh pakaian yang tidak dipakai ke dalam cucian dan ditutup agar nyamuk tidak berkumpul di tumpukan baju.

    #Jika masih ingin memakai pakaian kembali, gantung dan taruh di dalam lemari agar nyamuk tidak dapat masuk.

    #Jangan sampai ada genangan di lingkungan sekitar karena dalam 1 cc air saja dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk.Terapkan 3M: Menguras bak air, Menutup bak air, dan Mengubur barang tak terpakai.

    NAWIR ARSYAD AKBAR

    Tip lain:
    5 Cara Alami Mengusir Laba-laba dari Rumah
    3 Trik Menyimpan Kue Agar Tetap Asyik Dinikmati
    9 Jalan Menuju Kebahagiaan Versi Peneliti, Uang Bukan yang Utama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.