9 Jalan Menuju Kebahagiaan Versi Peneliti, Uang Bukan yang Utama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita bahagia. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita bahagia. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Semua orang tentu ingin bahagia. Itulah sebabnya mengapa ilmu tentang kebahagiaan mendapat perhatian lebih dalam beberapa tahun terakhir.

    Para periset percaya bahwa kira-kira 40 persen kebahagiaan seseorang berada di bawah kendali orang itu sendiri. Sisanya ditentukan oleh genetika dan faktor eksternal. Artinya pula, ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengendalikan kebahagiaan kita sendiri.

    Berikut adalah sembilan perilaku untuk meningkatkan kebahagiaan, berdasarkan hasil penelitian:

    1. Hubungan
    Sebuah studi telah diikuti oleh ratusan pria selama lebih dari 70 tahun dan menemukan yang paling bahagia dan paling sehat adalah orang-orang yang menjalin hubungan kuat dengan orang-orang yang mereka percayai untuk mendukung mereka.

    2. Waktu
    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih bahagia lebih memilih untuk memiliki lebih banyak waktu dalam hidup mereka daripada lebih banyak uang, bahkan mencoba mendekati hidup dari pola pikir itu membuat orang lebih puas.

    3. Cukup uang
    Akan tetapi, punya cukup uang pun ada gunanya, yaitu untuk membayar tagihan. Kesejahteraan masyarakat meningkat seiring dengan naiknya pendapatan.

    4. Merenungkan hal baik
    Orang yang punya waktu untuk merenungkan hal-hal baik dalam kehidupan mereka juga merasa lebih puas.

    5. Kebaikan
    Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang melakukan kebaikan melaporkan bahwa mereka lebih bahagia.

    6. Aktivitas fisik
    Studi menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas fisik berhubungan dengan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi. Olahraga diketahui dapat membantu mengurangi gejala beberapa penyakit jiwa.

    7. Kebahagiaan
    Kebahagiaan lebih berharga daripada barang. Orang cenderung lebih bahagia jika mereka membelanjakan uangnya untuk mendapatkan pengalaman ketimbang materi. Periset juga menemukan bahwa membeli barang-barang yang berkaitan dengan pengalaman, seperti membeli perlengkapan panjat gunung atau buku baru untuk dibaca, juga dapat meningkatkan kebahagiaan.

    8. Meditasi
    Beberapa penelitian menemukan bahwa orang-orang yang mempraktikkan meditasi memiliki kesejahteraan hidup yang lebih baik.

    9. Berteman
    Menghabiskan waktu bersama teman juga baik. Interaksi santai dengan teman bisa membuat orang lebih bahagia. Menjalin pertemanan, terutama dengan orang yang bahagia, dapat memiliki efek yang kuat terhadap kebahagiaan kita juga.

    INDEPENDENT | LUCIANA

    Artikel lain:
    Raisa Pakai Busana Karya Elie Saab untuk Resepsi Pernikahan 
    Resepsi Pernikahan Raisa, Tilik Busana Kondangan Selebritas 
    Berita Terbaru : Raisa Nikah, Netizen Ribut Soal Siger


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara