Gejala Kelainan Tulang Belakang yang Bikin Postur Tubuh Bungkuk

Reporter

Sehatq.com

Editor

Yunia Pratiwi

Selasa, 27 Agustus 2019 12:50 WIB

Sebagian wanita merasakan sakit punggung kala haid. Tabloidbintang.com

TEMPO.CO, Jakarta - Tubuh yang terlihat membungkuk bisa jadi mereka menderita kelainan tulang belakang atau kifosis. Sebenarnya, punggung yang sedikit melengkung adalah hal normal. Namun ketika kifosis terjadi, penderitanya akan merasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman ini muncul karena ada lengkungan tulang belakang yang berlebihan.

Selain itu, ketidaknyamanan ini terjadi terus menerus dan berpengaruh pada bentuk tubuh. Tanpa disadari, orang yang menderita kelainan tulang belakang akan cenderung beraktivitas dengan badan membungkuk. Selain masalah postur tubuh yang buruk, faktor lain yang menyebabkan kifosis adalah tulang punggung abnormal hingga usia senja.

Gejala yang paling mudah terlihat pada penderita kifosis adalah tulang punggung yang melengkung ke depan. Selain itu, bahu penderitanya akan cenderung maju ke depan. Memang pada kasus-kasus yang belum terlalu parah, kifosis tidak akan terlalu terlihat. Namun pada kasus yang parah, penderitanya akan terlihat seperti akan jatuh ke depan. Gejala kelainan tulang belakang lainnya adalah nyeri punggung, punggung terasa kaki, otot hamstring terasa tegang, dan bahu condong ke depan.

Tentu tak ada yang ingin kifosis atau kelainan tulang belakang ini mengganggu aktivitas sehari-hari. KAda terapi-terapi yang bisa dilakukan untuk melatih otot punggung, seperti gerakan-gerakan menarik lutut ke dada, mengangkat panggul sembari berbaring (pelvic titling) dan menggerakkan lutut ke samping sembari berbaring (knee rolls)

Selain itu, apabila kifosis yang diderita disebabkan karena gangguan pada postur, cari cara untuk mengakalinya. Bagi yang bekerja duduk seharian, pastikan kursi dan meja berada di posisi yang nyaman sehingga badan bisa tetap tegak ketika duduk. Tak hanya itu, membawa tas atau beban di punggung juga perlu jadi perhatian. Gunakan ransel yang dapat mendistribusikan beban secara merata di punggung.

Advertising
Advertising

Pemicu kelainan tulang belakang

Struktur tulang punggung adalah tulang yang memanjang ke atas layaknya permainan Uno Stacko. Struktur tulang punggung yang unik ini sifatnya begitu fleksibel. Itulah mengapa tulang punggung dapat membantu tubuh bergerak seluwes apapun.

Namun di sisi lain, fleksibilitas tulang punggung ini membuatnya rentan mengalami gangguan. Kifosis salah satunya. Kifosis ini terjadi ketika tulang-tulang yang menyusun punggung (vertebrae) di bagian atas punggung tidak berbentuk sebagaimana mestinya. Bentuknya yang seharusnya lurus menjadi melengkung (wedge-shaped). Inilah yang membuat tubuh penderitanya cenderung membungkuk ke depan.

Pemicunya bisa beragam, di antaranya postur tubuh yang buruk, masalah pertumbuhan, usia senja, bentuk tulang vertebrae yang abnormal, cara duduk jangka panjang. Hal terakhir yang menjadi pemicu kelainan tulang belakang ini sangat familiar dengan apa yang biasa dilakukan. Ketika cara duduk ketika bekerja sehari-hari tidak tepat, maka kifosis bisa saja terjadi.

SEHATQ

Berita terkait

Gerakan yang Tak Dianjurkan Pakar pada Penderita Nyeri Punggung

1 hari lalu

Gerakan yang Tak Dianjurkan Pakar pada Penderita Nyeri Punggung

Spesialis bedah saraf tak menganjurkan penderita nyeri punggung untuk melakukan berbagai aktivitas berikut beserta alasannya.

Baca Selengkapnya

Burung Hantu Kemungkinan Bisa Menoleh 360 Derajat, Bagaimana dengan Tulang dan Sarafnya?

4 Februari 2024

Burung Hantu Kemungkinan Bisa Menoleh 360 Derajat, Bagaimana dengan Tulang dan Sarafnya?

Peneliti di Israel yakin kepala Burung Hantu bisa berputar 360 derajat. Simak hasil studinya yang telah terbit di jurnal.

Baca Selengkapnya

7 Penyebab Nyeri Punggung dan 8 Pose Yoga untuk Meredakannya

30 Januari 2024

7 Penyebab Nyeri Punggung dan 8 Pose Yoga untuk Meredakannya

Nyeri punggung bisa disebabkan oleh aktivitas sehari-hari. Sejumlah pose yoga bisa meredakannya

Baca Selengkapnya

Banyak Duduk dan Kurang Bergerak, Awas Saraf Terjepit

20 Desember 2023

Banyak Duduk dan Kurang Bergerak, Awas Saraf Terjepit

Pakar menyarankan orang yang bekerja dan menghabiskan banyak waktu dengan duduk agar mengimbangi dengan gerakan agar tak alami saraf terjepit.

Baca Selengkapnya

Ozzy Osbourne Optimis Bisa Hidup 10 Tahun Lagi setelah Didiagnosis Tumor Tulang Belakang

26 November 2023

Ozzy Osbourne Optimis Bisa Hidup 10 Tahun Lagi setelah Didiagnosis Tumor Tulang Belakang

Ozzy Osbourne menjalani operasi tulang belakang keempat awal tahun ini setelah terjatuh pada 2019

Baca Selengkapnya

Lumpuh Tersebab Cedera Tulang Belakang, Mengenali Kondisi Quadriplegia

3 November 2023

Lumpuh Tersebab Cedera Tulang Belakang, Mengenali Kondisi Quadriplegia

Quadriplegia kondisi ketika kehilangan kemampuan untuk mengendalikan atau menggerakkan otot-ototnya secara sadar atau lumpuh

Baca Selengkapnya

Pengukuhan 5 Guru Besar UNS Solo, Dosen Bidang Orthopaedi Lakukan Riset Tentang Penyakit Tulang Belakang

18 September 2023

Pengukuhan 5 Guru Besar UNS Solo, Dosen Bidang Orthopaedi Lakukan Riset Tentang Penyakit Tulang Belakang

Selain Pamudji Utomo, ada empat guru besar UNS yang akan dikukuhkan besok.

Baca Selengkapnya

Nyeri Punggung Tak Mau Pergi, Awas Gejala Kanker Tulang

16 September 2023

Nyeri Punggung Tak Mau Pergi, Awas Gejala Kanker Tulang

Hati-hati bila nyeri punggung tak mau reda untuk waktu yang lama, bisa jadi itu gejala kanker tulang. Apa yang harus diwaspadai?

Baca Selengkapnya

Pilihan Fashion yang Tak Dianjurkan, Celana Ketat sampai Sweater Gombrong

25 Agustus 2023

Pilihan Fashion yang Tak Dianjurkan, Celana Ketat sampai Sweater Gombrong

Pilihan fashion yang keliru bisa membahayakan kesehatan, contohnya celana ketat atau baju hangat yang terlalu besar. Cek dampaknya.

Baca Selengkapnya

Dokter Anjurkan Penderita Skoliosis Berenang, Ini Alasannya

21 Agustus 2023

Dokter Anjurkan Penderita Skoliosis Berenang, Ini Alasannya

Dokter mencontohkan berenang sebagai salah satu kegiatan yang bisa dipilih pasien skoliosis karena memiliki sifat meregangkan otot.

Baca Selengkapnya