Jangan Abaikan Penyakit Tulang Belakang, Ada yang Berujung Maut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebagian wanita merasakan sakit punggung kala haid. Tabloidbintang.com

    Sebagian wanita merasakan sakit punggung kala haid. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tulang belakang memiliki fungsi yang sangat penting bagi manusia, bukan cuma sebagai penopang kepala dan tubuh. Jadi bagian tubuh ini perlu mendapat perhatian yang sama besarnya dengan organ atau bagian tubuh yang lain.

    Tulang belakang juga punya fungsi vital bagi organ dalam tubuh, yakni sebagai tempat melekatnya tulang rusuk serta penentu sikap tubuh. Namun, menurut Didik Librianto, Ketua Ortopedi Spine Indonesia, Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia, banyak orang sering "menganaktirikan" kesehatan tulang belakang.

    "Sayangnya, tidak jarang seseorang menyepelekan ketika terjadi kondisi tertentu pada bagian tubuh yang satu ini," katanya.

    Artikel lain:
    Pengapuran Sendi di Tulang, Bagaimana Mengatasinya?
    6 Manfaat Diet Alkali, Melindungi Tulang sampai Mencegah Kanker
    Obesitas Tingkatkan Risiko Tulang Pangkal Paha Anak Terlepas

    Yang paling utama mendapat perhatian adalah skoliosis, salah satu deformitas tulang belakang yang kerap tidak disadari oleh penderitanya. Dia menjelaskan, seseorang dikatakan menderita skoliosis jika terdapat kemiringan pada tulang belakang dengan sudut lebih dari 10 derajat.

    Pada kasus dengan derajat kemiringan yang tinggi, skoliosis dapat membuat beberapa organ penting, seperti jantung dan paru-paru, tidak dapat bekerja dengan sempurna.

    "Pada tingkat keparahan tertentu, kondisi tersebut dapat menyebabkan kematian. Sedangkan pada kasus dengan derajat kemiringan yang rendah atau sedang, skoliosis dapat menyebabkan rasa nyeri pada penderitanya," kata Didik.

    Secara umum, skoliosis dibedakan menjadi dua, yaitu postural dan struktural. Kasus postural sering kali terjadi karena kebiasaan yang tidak baik, seperti menaruh beban di salah satu pundak atau posisi duduk yang tidak benar.

    Kasus ini dapat diatasi dengan mengubah kebiasaan buruk tersebut. Sedangkan skoliosis struktural sampai saat ini belum dapat diketahui penyebabnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.