Sabtu, 19 Agustus 2017

Hindari Kecanduan Lip Balm, Batasi Penggunaannya  

Jum'at, 17 Februari 2017 | 14:00 WIB
Ilustrasi lip balm. Shutterstock

Ilustrasi lip balm. Shutterstock.

TEMPO.COJakarta - Tak sedikit orang yang selalu membawa lip balm atau balsam bibir untuk mengatasi bibir kering. Lama-lama, mengoleskan balsam bibir pun menjadi kebiasaan, bahkan kecanduan.

Buat yang tak terbiasa, mereka justru berpikir memakai balsam bibir hanya akan merusak bibir. Sebenarnya, apa keburukannya? The List memberikan jawabannya.

1. Bahan perusak
Beberapa bahan yang digunakan dalam balsam bibir justru cenderung akan merusak bibir daripada melembutkan dan melembapkannya. Contohnya aroma, yang sering dibubuhkan sebagai daya tarik. Bahan lain, seperti kayu manis, akan menambah iritasi pada bibir yang sudah kering dan perih. Bahkan vitamin E dan mentol pun bisa membuat bibir semakin sensitif.

2. Bahan berbahaya
Selain mentol, vitamin E, dan aroma yang bisa merusak bibir, bahan-bahan lain justru diklaim berbahaya, seperti kamper, lilin, fenol, dan alkohol. Ingat, kulit yang melapisi bibir sangat tipis dan rentan. Zat-zat kimia tersebut akan membuatnya makin kering, rusak, dan luka.

3. Membuat kecanduan
Tak sedikit orang yang tidak bisa beraktivitas tanpa mengantongi balsam bibir sehingga mereka pun dicap kecanduan, dan sebagian lagi menilai masalah ini sudah serius. Sebenarnya, kecanduan ini tidak bersifat jasmani, tapi lebih karena mental atau pikiran. Kebiasaan membuat orang tersebut beberapa kali dalam sehari mengoleskan balsam bibir dan itu tidak berbahaya. Tapi kalau ia terlalu sering memakai balsam bibir dan merasa ada yang kurang bila tidak, kecanduan seperti itu yang berbahaya.

4. Mempengaruhi kehidupan sehari-hari
Menurut pakar kesehatan Dr Daniel E. Matilla, masalah bisa menjadi lebih serius bila balsam bibir sudah mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Seseorang akan panik bila lupa membawa balsam bibir, sama paniknya jika dia tidak membawa dompet atau telepon seluler.

5. Salah produk
Kesalahan lain yang sering dilakukan orang adalah membeli balsam bibir yang tidak tepat sehingga membuat bibir semakin rusak. Dr Jessica Wu dari Fakultas Kedokteran Universitas California Selatan di Amerika Serikat menyarankan mengatasi bibir kering dengan cara yang alami, seperti menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih, yang dampaknya tak hanya baik untuk kulit bibir tapi juga di seluruh tubuh. Ia juga menganjurkan mengkonsumsi asam lemak omega-3, yang membantu menjaga kadar minyak di kulit agar selalu seimbang.

PIPIT

Berita lainnya:
Mengenal Totok Aura dan Jaripunktur
Konsentrasi Bercinta Mendadak Buyar
Kiat Berpakaian untuk Menyamarkan Dada Rata





Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?