Makan Telur Setiap Hari, Stunting Berkurang Hampir 50 Persen

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi telur ceplok. Pexels.com

TEMPO.CO, Jakarta - Rutin mengkonsumsi telur dalam sehari dapat meningkatkan pertumbuhan secara signifikan dan mengurangi stunting sebesar 47 persen pada anak.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics, ini menunjukkan bahwa mereka yang makan satu telur per hari memiliki penurunan prevalensi stunting sebesar 47 persen dan berat badan kurang sebesar 74 persen. (Baca: Ingin Adopsi Anak, Pelajari Dulu 7 Langkah Berikut)

"Telur mudah dijangkau, bisa menjadi sumber gizi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan pada anak serta berpotensi mengurangi stunting di seluruh dunia," kata penulis utama Lora Iannotti dari Universitas Washington, St. Louis, Amerika Serikat.

Dalam studi tersebut, para peneliti melakukan analisa dengan memberi anak berusia 6-9 bulan konsumsi satu telur per hari selama enam bulan, dan kelompok anak yang tidak mengkonsumsi telur. (baca: 4 Cara Menghadapi Remaja Galau, Berlaku untuk 2 Minggu)

Telur adalah makanan yang lengkap, lebih mudah diakses dan kaya akan nutrisi, “kata Iannotti. Ia juga merekomendasikan,"Telur tampaknya menjadi sumber gizi yang layak dan direkomendasikan untuk anak-anak di negara berkembang."

DINA ANDRIANI

Baca juga: Cegah Kasus Balita Stunting dengan Konsumsi Ikan 






Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

1 hari lalu

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

Tantrum merupakan cara anak-anak kecil mengekspresikan kekesalan atau frustrasi mereka. Ini tahapan khas dalam pertumbuhan anak.


4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

35 hari lalu

4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

Ayudia C selalu up to date terhadap perkembangan zaman, untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya


Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

37 hari lalu

Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

Menjadi orang tua yang baik adalah impian semua orang, tapi salah memilih gaya parenting bisa menjadikan hal sebaliknya


Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

46 hari lalu

Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

Perkembangan dunia sudah sangat pesat dan persaingan pun semakin ketat sehingga anak pun perlu dipersiapkan sejak sekarang untuk menghadapinya.


Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

59 hari lalu

Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

Kristen Bell mengatakan dia menghargai pesan yang diambil anak-anaknya dari tema dan cerita Paw Patrol.


Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

22 Juli 2022

Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

Bukan yang permisif, bukan pula otoriter. Ini pola asuh yang ideal menurut dokter anak.


Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

22 Juli 2022

Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

Zaskia Adya Mecca tak ingin menentukan semua hal untuk anaknya hanya karena mereka masih kecil, belum mengerti, atau merasa orang tua yang lebih tahu.


Kate Middleton Tiru Gaya Pengasuhan Putri Diana, Tenang saat Kondisi Bikin Stres

11 Juli 2022

Kate Middleton Tiru Gaya Pengasuhan Putri Diana, Tenang saat Kondisi Bikin Stres

Salah satu gaya pengasuhan Kate Middleton yang mengingatkan pada Putri Diana adalah saat dia menenangkan Pangeran Louis.


Victoria Beckham Khawatir Harper Seven Mengalami Body Shaming di Media Sosial

6 Juli 2022

Victoria Beckham Khawatir Harper Seven Mengalami Body Shaming di Media Sosial

Victoria Beckham bicara tentang body shaming di media sosial dan kekhawatirannya hal itu akan berdampak pada Harper Seven yang kini berusia 10 tahun.


6 Tanda Strict Parents dan Ketahui Dampaknya bagi Perkembangan Anak

4 Juli 2022

6 Tanda Strict Parents dan Ketahui Dampaknya bagi Perkembangan Anak

Dalam psikologi, strict parents artinya orang tua yang menempatkan standar dan tuntutan tinggi pada anak-anak mereka.