Alasan Kenapa Tumit Kaki Wanita Sering Pecah-pecah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kaki. Restmylegs.com

    Ilustrasi kaki. Restmylegs.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekalipun kerap tak disadari ternyata ada kebiasaan yang nampaknya sepele namun bisa berdampak buruk bagi kulit, misalnya kulit tumit kaki.

    Spesialis Kulit dan Kelamin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb Sp.KK (K) mengatakan kebiasaan tak beralas kaki atau nyeker adalah salah satunya.

    Baca juga:
    Mengemudi Lebih Dari 2 Jam Sehari Berdampak pada Kecerdasan
    5 Trik Agar Komunikasi dengan Anak Autis Lancar
    Anak Lebih Rentan Alergi Susu Dibanding Orang Tua

    "Kelihatannya rumah bersih jadi enggak memakai sandal. Padahal, kulit kalau bergesekan dengan keramik bisa menyebabkan panas, sehingga menyebabkan kulit kaki pecah-pecah," ujar dia dalam media lauch Vaseline Repairing Jelly di Jakarta, Rabu.

    ADVERTISEMENT

    Oleh karenanya, Nurul menyarankan kita mengenakan sandal atau alas kaki sekalipun di dalam ruangan.

    Kebiasaan lainnya adalah mengenakan sepatu terlalu pas. Nurul mengatakan, penggunaan sepatu yang terlalu pas atau bahkan cenderung sempit menyebabkan penekanan pada kulit.

    Akibatnya, kulit bisa kehilangan lapisannya. Inilah salah satu alasan tumit kaki sering mengalami pecah-pecah.

    "Penampilan penting, sehingga terkadang mengenakan sepatu terlalu ketat atau merasa kurang cantik (kalau sepatu enggak pas). Padahal ada penekanan mengakibatkan kita kehilangan lapisan kulit. Inilah sebabnya tumit perempuan suka pecah-pecah," kata dia.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...