Jadi Bos 3 Generasi? Kenali Ciri Khas Anak Buah

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi wanita bekerja di kantor. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta -Saat ini, di tempat kerja, setidaknya ada tiga generasi dominan yang masih aktif bekerja. Generasi Baby Boomers yang lahir sebelum tahun 1965. Ada juga Gen X yang lahir antara tahun 1965-1979 dan Gen Y atau sering disebut Millennials, mereka adalah orang-orang yang lahir antara tahun 1980-2000.

Masing-masing generasi punya keunikan, kelebihan dan ciri khas yang menonjol dan bila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan “generation tension” yang bisa merusak kinerja tim. Untuk itu, seorang pemimpin wajib paham tentang keunikan dan ciri khas dominan yang melekat pada masing-masing generasi. Baby Boomers adalah orang yang loyal dan birokratik. Mereka sangat senang apabila apresiasi diberikan atau dilakukan secara terbuka oleh pimpinan. (baca:Makna Perempuan Duduk Silang Kaki, Kaki Rapat, dan 3 Pose Lainnya)

Gen X adalah mereka yang sangat adaptif dan saat bekerja mereka fokus pada hasil. Bahasa gaul yang sering muncul dari mulut mereka “terserah loe caranya, mau jungkir balik kek, mau kepala di bawah dan kaki di atas, gue kagak peduli, yang penting target loe tercapai.” Gen X ini sangat senang apabila diberi kebebasan. Misalnya, bisa bebas ngambil raport atau nganter/jemput anak ke sekolah saat jam kantor.

Sementara Gen Y, mereka sangat tertarik dengan kepedulian, kebermanfaatan dan fleksibilitas. Maka jangan heran apabila ada Gen Y yang berpindah kerja dari perusahaan yang bergaji besar ke perusahaan kecil tetapi memperjuangkan sesuatu, tidak hanya sekadar untung rugi. Anak-anak Millennials ini sangat mengharapkan pemimpinnya menjadi mentor bukan mandor. (baca: Karbohidrat Sumber Utama Energi, Kenapa Harus Ditakuti?)

Pahami ciri khas masing-masing generasi dan penuhi harapan mereka, setelah itu, berdayakan mereka dalam satu tim kerja yang saling melengkapi. Ingat, tugas pemimpin bukanlah menyenangkan semua orang yang dipimpinnya tetapi memberdayakan mereka. Sungguh sangat elok apabila seorang pemimpin mampu memberdayakan orang-orang yang dipimpinnya dengan cara yang menyenangkan. Salah satu cara yang menyenangkan, kembangkan mereka sesuai ciri khas dan harapan mereka.

BISNIS.COM






Bukan Cuma Butuh Skill, Ini Tips Bangun Karier untuk Generasi Muda

23 hari lalu

Bukan Cuma Butuh Skill, Ini Tips Bangun Karier untuk Generasi Muda

Generasi muda saat ini dinilai sudah banyak yang memiliki skill baik. Simak tips penting yang perlu dilatih untuk bangun bisnis sendiri.


Cerita Florence Pugh Banyak Orang Ingin Mengubah Dirinya di Awal Karier

26 hari lalu

Cerita Florence Pugh Banyak Orang Ingin Mengubah Dirinya di Awal Karier

Florence Pugh mengawali karier di industri film sejak berusia 19 tahun


Paulina Porizkova Cerita Perubahan Hidupnya Semakin Tua Semakin Keren

33 hari lalu

Paulina Porizkova Cerita Perubahan Hidupnya Semakin Tua Semakin Keren

Paulina Porizkova berterus terang tentang penuaan, bahwa dia memiliki kerutan dan tidak membuatnya terlihat jelek


Eva Mendes Selektif Pilih Proyek Film agar Bisa Lebih Banyak Waktu Bersama Anak

47 hari lalu

Eva Mendes Selektif Pilih Proyek Film agar Bisa Lebih Banyak Waktu Bersama Anak

Eva Mendes memiliki dua putri dengan Ryan Gosling, dia selektif terima proyek film dan memilih bisnis yang lebih fleksibel.


Constance Wu Menjadi Ibu Memperbaiki Hubungan yang Renggang dengan Ibunya

48 hari lalu

Constance Wu Menjadi Ibu Memperbaiki Hubungan yang Renggang dengan Ibunya

Constance Wu mengungkapkan lebih banyak detail dari memoar barunya yang sangat pribadi Making a Scene


Tak Menemukan Kebahagiaan dalam Pencapaian Bekerja, Apa Itu Arrival Fallacy?

58 hari lalu

Tak Menemukan Kebahagiaan dalam Pencapaian Bekerja, Apa Itu Arrival Fallacy?

Arrival fallacy biasanya hanya memiliki pola pikir berorientasi pencapaian bekerja


Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

59 hari lalu

Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

Arrival fallacy sebutan dalam Bahasa Inggris untuk menggambarkan tujuan yang tercapai setelah bekerja keras tak ada rasa bahagia


Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

23 September 2022

Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

Charlize Theron merasa lebih tertantang membuat roti panggang seenak buatan tetangganya


Cerita Brooke Shields Mendirikan Perusahaan di Usia 57 dan Mematahkan Stigma Penuaan

21 September 2022

Cerita Brooke Shields Mendirikan Perusahaan di Usia 57 dan Mematahkan Stigma Penuaan

Brooke Shields juga ingin mengubah status quo di ruang kecantikan, terutama jika menyangkut terminologi seputar penuaan


Gisele Bundchen Ingin Tom Brady Ikut Andil Mengasuh Anak-anaknya

14 September 2022

Gisele Bundchen Ingin Tom Brady Ikut Andil Mengasuh Anak-anaknya

Rumor keretakan rumah tangga antara Tom Brady dan Gisele Bundchen meningkat bulan lalu