Anak Aktif di Facebook, Ketahui Aturan Mainnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Facebook kini mendukung GIF di komentar media sosial itu. Kredit: Mashable

    Facebook kini mendukung GIF di komentar media sosial itu. Kredit: Mashable

    TEMPO.CO, Jakarta - Facebook tak hanya digandrungi oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak. Penggunaan Facebook oleh anak-anak, perlu dipertimbangkan dengan matang.

    Tak hanya bagi kalangan dewasa, Facebook juga menjadi alat sosialisasi yang mengasyikkan bagi anak-anak karena mereka bisa berinteraksi dengan teman-teman sebaya di dunia maya tanpa batasan ruang dan waktu. Aktivitas di media sosial ini pun sulit dibendung karena terhubung dengan banyak link permainan dan video menarik.

    Pembatasan pemakaian Internet itu sangat perlu. Sebab, anak tak hanya perlu melakukan sosialisasi lewat dunia maya, tapi juga perlu mengasah keterampilan bersosialisasi dengan teman sebayanya dan masyarakat di dunia nyata. Penggunaan Facebook telah merambah ke kalangan anak berusia kurang dari 13 tahun, batas minimal usia untuk memiliki akun di situs jejaring sosial ini.

    Perlu pengawasan dan pendampingan agar anak tak terlena dan kemudian melupakan pergaulannya di dunia nyata. Dan tahu batas-batas informasi pribadi yang bisa dibagi dan tidak. Berikut beberapa langkah yang diberikan psikolog Clara Istiwidarum agar anak tetap bisa berselancar di Facebook dengan sehat:

    ADVERTISEMENT

    1. Lakukan pengawasan dan pendampingan secara alamiah saat anak menggunakan komputer. Maksudnya, anak tak merasa dibatasi, diawasi, ataupun tak dipercaya.

    2. Agar pengawasan dan pendampingan berjalan secara ilmiah, keterbukaan dan kedekatan hubungan orang tua dengan anak menjadi penting.

    3. Orang tua perlu selalu menambah wawasan dan kreativitas, terutama yang berhubungan dengan Internet. Orang tua perlu tahu situs-situs apa saja yang bersifat edukatif dan bermanfaat buat setiap tahap usia anak. Seperti juga pengetahuan tentang beragam tayangan film, televisi, dan bahan bacaan anak.

    4. Orang tua juga perlu menjadi role model, menjadi contoh bagaimana mereka dapat bertanggung jawab membagi waktu untuk beragam kegiatan bermanfaat selain akses Internet.

    Dengan begitu, anak juga akan mencontoh orang tuanya untuk manajemen waktu, memilih situs-situs yang bermanfaat dan tepat untuk usia mereka, secara bertanggung jawab.

    KORAN TEMPO

    Berita lainnya:
    Bella Hadid Berbakti kepada Orang Tua, Caranya...
    Bunda, Jangan Lupa Imunisasi Measles Rubella Bulan Depan
    Urusan Makan Tak Sehat, Riset Menguatkan Memang Ayah Jagonya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.