6 Alasan Kenapa Hitam Disebut Si Raja Warna

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Gonzalo Fuentes

    REUTERS/Gonzalo Fuentes

    TEMPO.CO, Jakarta -"Hitam selalu elegan, warna yang paling lengkap di seluruh dunia, dan tercipta dari semua gabungan warna di palet.” Begitu ungkapan dari desainer top Italia, Ricardo Tisci.

    Setiap pergantian musim atau tahun, tren warna-warna baru pun ikut berganti. Tapi tak ada yang bisa menyaingi si raja warna, hitam! Warna ini tak ada matinya. Hitam bukan sekadar warna, tapi secara harfiah berbicara soal jalan hidup.

    Hitam adalah satu-satunya warna yang tak pernah gagal menampilkan pesona. Berikut beberapa alasan kenapa hitam tak pernah lekang oleh waktu dan situasi seperti dilansir India Times.

    1. Bisa dipadukan dengan warna apa pun
    Buat yang senang bermain warna dalam berbusana, hitam sudah pasti bisa dipadukan dengan warna apa pun.

    ADVERTISEMENT

    2. Aksesori hitam paling keren
    Bergaya itu bukan hanya lewat pakaian. Peran aksesori tak kalah penting. Mencari warna aksesori yang cocok sering membingungkan, tapi tak akan bingung, jika hitam yang dipilih.

    3. Bisa dilapisi dengan mudah
    Buat yang senang memakai baju berlapis-lapis, misalnya, mengenakan kaus, dilapis jaket, dan ditambah syal, hitam yang paling mudah untuk urusan ini. Baju bermotif pun bisa dilapis dengan tambahan perlengkapan hitam tanpa terlihat aneh.

    4. Pilihan cepat di saat bingung
    Kita mungkin sering mengalami bingung ingin memakai baju warna apa hari ini, terutama saat melongok isi lemari. Kalau bingung, pilih saja hitam. Gampang kan?

    5. Tak kenal musim
    Baju kuning, hijau, atau oranye mungkin lebih cocok dipakai saat musim panas. Tapi baju hitam tak kenal musim dan bisa digunakan sepanjang tahun.

    6. Terlihat elegan
    Perempuan atau laki-laki yang berpakaian hitam sering terlihat elegan dan berkelas.

    PIPIT

    Baca juga

    Cepat Lelah Tanpa Alasan yang Jelas? Begini Solusinya
    7 Tips Menggunakan Eyeliner Tanpa Berantakan
    Lebaran: Saling Memaafkan Itu Tak Mudah Tapi Bisa, Asal?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...