Musim Kemarau : Perawatan Kulit ala Rumah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita melihat/mengelus kulitnya. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita melihat/mengelus kulitnya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perubahan cuaca membuat kita juga mengubah kebiasaan makanan serta olahraga. Hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah perawatan kulit. Dengan begitu, kulit tetap terjaga kesehatannya selama musim kemarau.

    Selama musim kemarau ini sebaiknya hindari membersihkan wajah secara berlebihan. Bersihkan wajah dengan sabun muka, tidak lebih dari tiga kali sehari. Pilih pembersih wajah yang mengandung asam salisilat, karena dapat membersihkan pori-pori dan menghilangkan kelebihan minyak.

    Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah menggunakan tabir surya di siang hari. Ingat 70-80 persen penuaan disebabkan oleh paparan sinar matahari.

    Meskipun cukup banyak krim dan lotion untuk perawatan kulit, tidak ada salahnya menambahkan rutinitas kecantikan di musim kemarau dengan perawatan rumahan. Berikut ini adalah lima tips perawatan rumahan untuk mengatasi masalah kulit di musim kemarau, seperti dikutip dari Times of India.

    ADVERTISEMENT

    Untuk kelebihan minyak
    Gunakan Fuller's earth alias multani mitti karena dapat menyerap kelebihan minyak. Campur sesendok mitti dengan air, lalu oleskan selama lima menit dan bersihkan.

    Untuk ketiak berkeringat
    Buat campuran 4 sendok makan air, 1 sendok makan jus lemon, 1/2 sendok teh garam laut dan 1 sendok makan jus tomat. Terapkan pada ketiak Anda dua kali sehari.

    Untuk membuat astringent
    Campurkan setetes cuka sari apel dan 4-5 tetes ekstrak witch hazel ke dalam setengah mangkuk air. Gunakan untuk mengoleskan wajah Anda. Ini berfungsi sebagai toner lembut. Hati-hati jangan sampai berlebihan cuka sari apel, karena bisa menyebabkan luka bakar.

    Untuk menghilangkan noda pada kulit berwarna tan
    Campur segelas buttermilk dan 2-3 sendok makan gula kristal. Oleskan di wajah Anda, simpan selama lima menit dan bersihkan dengan air.

    Untuk kulit kering
    Buatlah sabun sendiri dengan mencampur minyak kelapa sebanyak setengah mangkuk dan 3-4 sendok makan gula kristal.

    NIA PRATIWI

    Baca juga :
    Pernah Coba Pil Kontrasepsi Kombinasi? Ini Kelebihannya
    Tinggal di Desa Turunkan Risiko Kematian Akibat Kanker


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.