Buka Puasa dengan Minuman Berpemanis, Efeknya Sampai ke Otak

Reporter

Ilustrasi minuman bersoda. TEMPO/Rully Kesuma

TEMPO.CO, Jakarta - Kamu memilih minuman berpemanis, seperti soda dan jus buah ketika berbuka puasa dan hari-hari biasa? Jika ya, mulai sekarang kamu patut waspada.

Mengkonsumsi kedua jenis minuman tersebut dapat menghilangkan memori dan mengurangi volume otak, terutama di area otak yang melibatkan memori dan pembelajaran. Fakta tersebut didapat dari hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Boston University, Amerika Serikat.

Dalam sebuah studi lanjutan, para peneliti yang sama juga menemukan orang yang minum setidaknya satu kaleng diet soda sehari akan tiga kali lebih berisiko mengalami stroke atau demensia dibanding mereka yang tidak minum diet soda.

Para peneliti menggunakan tingkat konsumsi soda sebagai acuan, karena lebih mudah memperhitungkan jumlah gula atau pemanis lainnya yang terkandung dalam soda dibanding makanan seseorang secara keseluruhan. Kesimpulannya, bukan cuma minuman bersoda dan jus buah saja yang dapat menyebabkan masalah, melainkan jumlah pemanis yang dikonsumsi secara keseluruhan.

Terlalu banyak gula dalam makanan telah terbukti menyebabkan obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung dan kondisi kesehatan lainnya yang disebabkan konsumsi gula tambahan berlebihan.

Dilansir Psychology Today, makanan dan minuman bergula tambahan tidaklah baik untuk kesehatan, entah apakah gula tambahan itu bersifat alami atau artifisial. Dan diabetes sendiri dapat meningkatkan risiko demensia.

Jadi, pilihan yang jauh lebih sehat adalah dengan membiasakan minum air putih. Untuk variasi, Anda dapat mencoba mencampur segelas air dengan buah-buahan segar atau infused water.

TABLOIDBINTANG

Berita lainnya:
Masih Muda Sudah Pikun, Kok Bisa?
Tips Hilangkan Noda Kunyit dari Karpet


Lucunya Cucu Donald Trump Saat Belajar Berjalan






6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

1 jam lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

18 jam lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

1 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

2 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

3 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

3 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

4 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

5 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

6 hari lalu

3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.


Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

7 hari lalu

Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

Teh matcha, yang memiliki kandungan kafein dan antioksidan lebih banyak daripada teh hijau, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja?