Hindari Minum Teh Saat Sahur, Ini Alasannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minuman teh/teh rosela. TEMPO/ Nita Dian

    Ilustrasi minuman teh/teh rosela. TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang yang meminum teh saat sahur di bulan Ramadan untuk membuat badan lebih segar dalam menjalankan puasa. Teh manis hangat di saat sahur rasanya memang membuat badan lebih hangat, selain nikmat diminum.

    Namun konsumsi teh saat sahur tidak disarankan karena dapat menimbulkan rasa haus lebih cepat. Dokter spesialis gizi dan nutrisi, dr. Marya Haryono, M.Gizi, SpGK, mengatakan teh memiliki efek diuretik.

    "Diuretik artinya mengeluarkan cairan berlebihan dan cepat dari tubuh. Kalau cairan kita hilang secara cepat dan banyak dari tubuh, ini akan menimbulkan rasa haus yang cepat,” ujar Marya.

    Jika memang ingin minum teh saat sahur, dr. Marya menganjurkan konsumsi dengan batasan yang wajar agar mendapatkan manfaatnya dan membuat kita tidak cepat haus.

    ADVERTISEMENT

    "Makanya mengkonsumsi teh ada batasannya. Kalau memang mau mendapatkan manfaatnya, cukup satu sampai dua cangkir setelah berbuka puasa," ucap Marya. "Tapi menjelang imsak, karena mengingat ada efek diuretiknya, sebaiknya tidak mengkonsumsi teh dalam jumlah banyak, apalagi sudah direndam lama di air."

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    7 Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Kulkas 
    Anak Bermain di Tempat Kotor Itu Baik, Ada Logikanya
    Pilah Pilih Makanan yang Tepat untuk Berbuka dan Sahur


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.