Selasa, 25 Juli 2017 TEMPO.CO logo

bugar

Kamis, 18 Mei 2017 | 14:00 WIB

Pilah Pilih Makanan yang Tepat untuk Berbuka dan Sahur

TEMPO.CO, Jakarta -Puasa merupakan proses detoksifikasi tubuh. Hal ini seperti disebutkan dalam ilmu gizi, bahwa tidak memasukkan makanan selama hampir 14 jam maka akan terjadi proses detoksifikasi dalam tubuh. Selama itu, organ pencernaan tidak bekerja, ia beristirahat. Pada masa ini terjadi proses regenerasi organ seperti pankreas, usus, hati, kandung empedu, dan lambung. 

"Berpuasa memungkinkan tubuh mengalami detoksifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami. Namun, manfaat berpuasa tidak akan maksimal jika asupan makanan saat sahur, berbuka dan malam tidak diperhatikan," ujar ahli gizi Rita Ramayulis dalam acara Ramadan Sehat dan Praktis Bersama Philips di Jakarta, Senin, 15 Mei 2017.

Disebutkan bahwa saat puasa kebutuhan asupan makanan harian kita sama dengan saat tidak berpuasa. Namun saat puasa waktu makan yang kita miliki lebih sedikit. Maka saat berbuka kita harus mengganti cairan dan elektrolit tubuh yang hilang serta menaikkan kadar glukosa darah agar stabil.

Konsumsi kurma, misalnya sangat disarankan saat berbuka karena kandungan glukosa, fruktosa dan sukrosanya. Di samping itu kurma juga kaya serat, kalium, potasium dan vitamin A.


"Selain itu hindari makanan dengan kalori tinggi, dan menyebabkan dehidrasi, karena akan menganggu metabolisme tubuh untuk detoksifikasi," ujar Rita yang juga pengurus Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). Disarankan juga agar memilih makanan yang mengandung protein rendah lemak agar tubuh tak mudah lelah

Berikut hal yang JANGAN dilakukan saat berbuka puasa atau pun sahur:
- Berbuka dan sahur dengan minuman yang sangat manis dan jenis gula hanya sukrosa.
- Berbuka dengan makanan yang digoreng dengan tepung terigu.
- Berbuka dengan suhu yang dingin atau panas.
- Sahur dengan lemak tinggi. 
- Berbuka dan sahur dngan makanan yang merangsang asam lambung : pedas, asam, terlalu manis, mengandung kafein
- Berbuka dan sahur dengan makanan yang mengandung gas seperti nangka, kol, duren, sayuran berserat tinggi, minuman berkarbonasi

DINA ANDRIANI

Baca juga :
Ubi Panggang, Cemilan Asyik di Waktu Senggang
Victoria Beckham Akui Dosanya Ada di Balik Kacamata Hitam
Serba Hitam di Musim Panas, Siapa Takut?   



Komentar(0)