Jumat, 23 Februari 2018

Festival Kartini di Kuta, Turis Rusia: Kartini Itu Wonder Woman

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 21 April 2017 06:00 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Festival Kartini di Kuta, Turis Rusia: Kartini Itu Wonder Woman

    Wisatawan mancanegara bersama para peselancar wanita mengenakan pakaian kebaya saat menyiapkan papan selancarnya untuk menyambut Hari Kartini di Pantai Kuta, Bali, 20 April 2017. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Kuta - Peringatan Hari Kartini di Pantai Kuta Bali dimeriahkan dengan Festival Kartini yang diisi aksi para peselancar perempuan mengenakan kebaya. Ada satu perempuan warga negara Rusia dan empat perempuan Indonesia yang berselancar.

    Turis Rusia bernama Elvina Ensh mengatakan merasa nyaman meski berselancar dengan memakai kebaya. "Tidak ada masalah saat berselancar, kebaya ini sangat bagus dan saya menyukainya," kata perempuan berusia 22 tahun itu di Pantai Kuta, Kamis, 20 April 2017. Baca: Festival Kartini Peselancar Pakai Kebaya, Konsentrasi Pecah

    Ensh mengaku spontan mengikuti acara Festival Kartini. Dia bahkan baru tahu kalau Indonesia memiliki pakaian bernama kebaya. "Sekarang aku jadi tahu apa itu kebaya. Dan Kartini, dia seorang wonder woman di Indonesia," tuturnya. Baca juga: Kartini, Antara Kebaya dan Edukasi Habis Gelap Terbitlah Terang

    Selain berselancar, selama dua bulan di Bali Ensh juga melakukan yoga. Berselancar adalah olahraga baru yang ingin dia coba, dan ini adalah kali kedua Ensh berselancar. Saat berselancar, Ensh yang memakai kebaya warna hijau tampak kesulitan. Dia berkali-kali mencoba berdiri di atas papan selancar. Artikel lainnya: Dian Sastro: Kartini Itu Buandel


    Elvina Ensh memegang papan selancarnya di Festival Kartini di Pantai Kuta, Bali, Kamis 20April 2017. Johannes P. Christo

    Penyelenggara Festival Kartini, Piping mengatakan Indonesia memiliki potensi ombak yang bagus untuk olahraga selancar. Dia menambahkan perempuan Indonesia kangan takut berkulit gelap bila berselancar. "Saya ingatkan, hitam itu cantik dan manis. Perempuan Indonesia tinggal menikmati alam yang ada, yang asli ini tidak diproduksi," ujarnya. "Ayo surfing bareng-bareng."

    BRAM SETIAWAN

    Berita lainnya:

    Bukan Bermain, Sekarang Saatnya Pakai Candy Crush
    Wizzy Williana Ungkap Racikan Masker agar Kulit Mulus


    2 Langkah Sederhana agar Wajah dan Tubuh Awet Muda


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.