Kiat Mengawetkan Makanan Tanpa Pengawet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makanan diet. shutterstock.com

    Ilustrasi makanan diet. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Teknologi kini memungkinkan manusia mengawetkan makanan yang telah dimasak sehingga tak perlu menggunakan zat-zat pengawet tertentu.

    Guru Besar Departemen Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Profesor  Dr. Purwiyatno Hariyadi, mengatakan di sini, makanan diolah dengan pemanasan tinggi dan dikemas secara tepat. "Pangan tanpa pengawet, bisa. Pada pangan diberikan tekanan ekstra, supaya titik didihnya meningkat, menggunakan alat pemasak bertekanan dan waktu pemanasan yang tepat," ujarnya.

    Suhu yang dibutuhkan dalam pemanasan berkisar 120-121 derajat Celcius. Setelah dipanaskan, barulah pangan dikemas dalam kemasan kedap udara dan disimpan dalam suhu ruangan, yakni 20 derajat Celcius maksimal sekitar 40 derajat Celcius.

    Purwiyatno mengatakan, teknologi yang dikenal sebagai retort ini memiliki prinsip utama membunuh mikroorganisme, baik mikroorganisme pembusuk maupun penyebab penyakit, sehingga diperolehlah produk pangan yang aman sekaligus awet.

    ADVERTISEMENT

    Di samping itu, teknologi retort memungkinkan terjaganya mutu citarasa dan nilai gizi produk pangan. Tentu selama tak ada kerusakan dalam kemasannya. "Kemasan harus tertutup secara kedap agar sterilitas tercapai. Pangan aman dikonsumsi selama tidak terjadi kerusakan pada kemasannya," tutur Purwiyatno.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Memahami Kegunaan Vitamin K bagi Tubuh
    7 Negara dengan Kaum Hawa yang Rentan Osteoporosis
    Mau Panjang Umur, tapi Takut ke Dokter, Itulah Generasi X


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?