Selasa, 20 November 2018

Pembelajaran Manajemen Keuangan pada Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menabung. Thefiscaltimes.com

    Ilustrasi menabung. Thefiscaltimes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua sejak dini harus mulai mengenalkan anak tentang keuangan. Tak hanya orang dewasa yang belajar manajemen keuangan tapi juga anak-anak. Ajari anak mengatur keuangan agar ia pintar dalam memperlakukan uangnya.

    Tidak perlu mengajari anak dengan hal-hal yang sulit. Memperkenalkan manajemen keuangan yang paling penting adalah untuk melatihnya bijaksana setiap mengeluarkan uang dan membiasakan menabung setiap uang yang didapat. Inilah beberapa tip, dikutip dari parents.com.

    1. Bekerja
    Anak biasanya belum sepenuhnya mengerti uang yang dihasilkan oleh ayah dan bundanya berasal dari bekerja. Untuk itu, coba perkenalkan anak tentang pekerjaan atau bisnis yang Anda lakukan dan bagaimana Anda dibayar. Atau Anda bisa ‘mempekerjakan’ anak Anda, misalnya memintanya untuk membuang sampah atau membereskan mainannya untuk mendapatkan beberapa ribu rupiah.

    2. Bermain jual beli
    Sulap ruangan anak anda menjadi sebuah toko. Tempelkan label harga pada beberapa mainan dan bajunya dan biarkan dia memilih barang yang disukainya. Dengan begitu, anak belajar bagaimana membelanjakan uangnya dan sekaligus belajar hitung-hitungan sehingga anak lebih percaya diri ketika Anda menyuruhnya membeli sesuatu ke warung.

    3. Menabung di bank
    Kenalkan pada anak arti menabung. Jelaskan keuntungan bagi anak anda jika menabung uangnya di bank dan berikan kesempatan pada anak untuk menabung. Mungkin Anda bisa mengatakan “Mama tahu kamu sudah lama ingin beli bando baru. Kalau kamu menabung selama tiga minggu, kamu tidak hanya sekadar bisa beli bando.”

    Selain itu, Anda juga bisa meningkatkan semangat anak anda untuk menabung dengan memberikan 10% dari setiap rupiah yang anak tabung. Belikan dia celengan lucu yang membuatnya senang ketika memasukkan setiap koin atau lembaran.

    4. Sistem hukuman
    Buatlah aturan, barangsiapa yang membuang sampah sembarangan harus membayar denda sebesar Rp5.000 untuk setiap sampah yang dibuang. Terapkan aturan itu tidak hanya untuk anak, tetapi juga untuk seisi rumah termasuk orang tua. Hal ini bisa mengajarkan anak untuk lebih menghormati setiap rupiah yang dikeluarkan dan menghormati peraturan, sekaligus melatih kebiasaan mandiri bagi anak.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Menikmati Semangkuk Keju Raksasa di Asia Restaurant
    Resep Kale Presto
    Putri Raja Arab: Gila Belanja, Modis, dan Hampir Dipenjara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.