8 Cara Alami Mengatasi Infeksi Telinga pada Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi membersihkan kuping atau telinga dengan lilin. Koichi Kamoshida/Getty Images

    Ilustrasi membersihkan kuping atau telinga dengan lilin. Koichi Kamoshida/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak balita sangat rentan terserang penyakit, termasuk virus dan infeksi telinga. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, mereka hampi selalu sakit setiap minggu.

    Infeksi telinga bukan hal aneh buat balita. Bahkan 80 persen bocah di Amerika Serikat terserang infeksi telinga ketika berusia 3 tahun. Kenapa para bocah itu mudah terserang infeksi telinga?

    Pada bayi dan anak kecil, posisi tuba Eustachian, yang menghubungkan area antara gendang telinga dan bagian belakang hidung masih mebentuk sudut horisontal atau garis lurus. Pada orang dewasa, sudut tersebut sudah miring atau diagonal atau bahkan agak vertikal. Akibatnya bila ada cairan yang masuk lebih mudah mengendap pada anak-anak.

    Yang harus diingat, antibiotik bukan cara nomor satu untuk mengatasinya. Berikut beberapa pengobatan alami untuk infeksi telinga anak, seperti dilansir Fox News.

    1. Tunggu dan amati
    American Academy of Pediatrics menyarankan untuk menunggu dan memantau kondisi pada infeksi ringan daripada langsung menenggak antibiotik. Kebanyakan dokter akan menunggu 24-48 jam untuk melihat perkembangannya, bahkan sampai 72 jam.

    2. Irisan bawang
    Kedengarannya memang aneh, tapi ingat bawang mengandung zat antimikroba yang bisa memerangi infeksi. Potong bawang merah menjadi dua bagian dan rendam di air hangat hingga empuk. Bungkus bawang dengan kain dan letakkan di telinga anak selama yang ia tahan.

    3. Minyak bawang putih
    Hasil penelitian menunjukkan zat antiperadangan pada bawang putih mampu meredakan rasa sakit dan melawan infeksi. Begitu keterangan Dr. Elisa Song, dokter anak di Whole Family Wellness di Belmont, California, dan pendiri Healthy Kids Happy Kids.

    Teteskan minyak ke dalam telinga anak 3-4 kali sehari. Karena bawang putih bisa menyebabkan iritasi, jangan coba-coba membuatnya sendiri. Lagipula banyak toko kesehatan yang menjualnya.

    4. Akupresur dan minyak esensial
    Minyak esensial aroma lavender mampu mengurangi peradangan jika digunakan dengan akupresur sehingga mampu meredakan infeksi telinga. Titik akupresur diletakkan pada bagian muka dan belakang telinga, antara ibu jari dan telunjuk.

    5. Gunakan pelembap ruangan
    Menggunakan pelembab ruangan mampu melawan udara kering dari luar, mengurangi pembengkakan, dan melembapkan membran dan lendir tipis pada tuba Eustachian.

    6. Tambahkan bantal
    Tambahkan bantal di tempat tidur anak agar cairan mengalir turun.

    7. Vitamin C
    Berikan suplemen vitamin C utnuk mengurangi pembengkakan di telinga. Namun sebaiknya tanyakan dulu pada dokter mengenai dosisnya karena bila terlau banyak bisa menyebabkan diare.

    8. Pengobatan homeopatik
    Hasil penelitian menyebutkan bahwa pengobatan homeopatik bisa menyembuhkan infeksi telinga dan bekerja lebih cepat dari antibiotik.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    Membaca Kepribadian Lewat Tulisan Tangan
    Gigi Hadid Bilang Berjiwa Petarung, Pilih Olahraga Tak Biasa
    IFW 2017, Sekar Jagad Hadirkan Keragaman Kota Banyuwangi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.