Kenali 6 Alasan Si Kecil Enggan Makan Sayur dan Buah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buah dan sayur pembasmi Hipertensi. shutterstock.com

    Buah dan sayur pembasmi Hipertensi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi sebagian orang tua, mengenalkan sayuran atau buah-buahan kepada anak menjadi momok tersendiri. Banyak anak cenderung memilih-milih makanan enak dan menghindari sayur dan buah. Padahal, selain mengandung vitamin dan mineral, sayur dan buah juga kaya akan serat yang dapat menurunkan resiko terkena penyakit kronis di masa yang akan datang.

    Namun, tahukah Anda mengapa banyak anak tidak suka makan sayur dan buah? Psikolog keluarga Ayoe Sutomo menyampaikan enam alasan mengapa anak enggan memakannya.

    1.Tidak diperkenalkan dan dibiasakan
    Memilih asupan yang tepat pada anak untuk pertama kalinya sangat penting. "Saat diperkenalkan, anak tidak tahu rasa. Jadi menurut anak semua makanan itu enak," ujar Ayoe saat ditemui dalam acara peluncuran Vegie Fruit Kalbe di Bebek Bengil Menteng, Jakarta Pusat pekan lalu.

    Jadi, menurut Ayoe sangat tepat ketika anak diperkenalkan sayur dan buah saat pertama kali makan. "Kalau makanan pertama mereka sayur dan buah, anak akan punya mind set kalau sayur dan buah itu enak," kata dia.

    2. Orang tua tidak suka makan sayur dan buah
    Anak usia batita itu si penipu ulung. Jadi, apapun yang tersedia di meja makan dan dimakan oleh orang tuanya maka akan mereka tiru," ujar alumnus Universitas Traumanagara ini.

    3. Kurang memahami pentingnya makan sayur dan buah
    "Disadari atau tidak, edukasi tentang pentingnya mengkonsumsi sayur dan buah harus ditingkatkan," kata dia.

    Hal ini tidak hanya berlaku pada anak, menurutnya, orang tua juga sebaiknya belajar dan mencari tahu akan manfaat memakan sayur dan buah serta memahami betul akibatnya jika hal ini tidak dilakukan segini mungkin.

    4. Tampilan dan rasa kurang menarik
    Saat ini banyak bentuk jajanan yang menggugah selera. "Ada sebagian anak berfikir kalau tampilannya bagus dan rasanya cripsy dan crunchy lebih menarik untuk dimakan," ujar dia.

    Sebab itu, orang tua juga dituntut untuk lebih kreatif menciptakan makanan yang berbahan dasar sayuran dan buah-buahan agar menarik minat anak.

    5. Trauma
    "Ada anak yang memiliki pengalaman tidak enak saat makan sayur dan buah. Biasanya mereka dicekokin pas makan," kata presenter acara di salah satu stasiun TV swasta ini.

    Ketika anak dipaksa makan sayur dan buah, anak akan semakin menganggap kedua makanan itu tidak enak. Akibatnya, anak tetap enggan memakan sayur dan buah. "Jika sudah demikian kita harus bisa mengubah pola pikir anak, mengubah mindset mereka," ujar Ayoe.

    6. Punya gangguan sensor
    Ayoe mengatakan kasus ini biasanya terjadi pada anak-anak berkebutuhan khusus misalnya pengidap ADHD.

    "Meskipun kita sudah memberikan sayur buah yang sudah dihalusnya, mereka tetap tidak suka karena menurut mereka itu tetap keras," katanya. Mereka memiliki sensor lidah yang sangat sensitif sehingga harus memperkenalkan sayur dan buah dengan cara lainnya.

    DINI TEJA

    Berita lainnya:
    Istirahat Makan Siang Itu Wajib, Cek 8 Alasannya
    Mengenal Jenis Spons, Fungsi, dan Cara Membersihkannya
    Jessica Alba Buka Rahasia tentang Tubuhnya yang Aduhai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.