Tantangan Nyeleneh, Nyetir Sambil Pakai Eyeliner

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengemudi pria lebih baik dari perempuan? (www.autoevolution.com)

    Pengemudi pria lebih baik dari perempuan? (www.autoevolution.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ladies, apa yang Kamu lakukan di dalam mobil ketika sedang macet? Mendengarkan lagu, menelepon atau mengirim pesan singkat, menyisir rambut, menggunakan makeup, adalah aktivitas yang biasa dilakukan di dalam kendaraan.

    Anak Stres Boleh Saja

    Ajun Komisaris Polisi Enny Regama dari National Traffic Management Center Korps Lalu Lintas Kepolisian RI, mengatakan sebagian besar pengendara perempuan atau ladies driver berdandan saat mengendarai mobil. “Mungkin mereka sedang terburu-buru sehingga tidak sempat makeup sebelum berangkat,” kata Enny dalam acara Kampanye #WomenRideSafe untuk Perempuan Indonesia yang diadakan Queenrides di Jakarta, Minggu 20 November 2016.

    Beberapa aktivitas kecantikan yang biasanya dilakukan pengemudi perempuan, menurut dia, antara lain memakai lipstik, bedak, merapikan rambut, dan bercermin. “Ada juga yang terlihat sedang menyuapi penumpang yang duduk di samping kemudi, sampai memangku anak kecil. Itu sangat berbahaya,” ujar Enny. Bahkan saat ini ada tantangan nyeleneh, yakni pengemudi perempuan baru dianggap “jago nyetir” kalau bisa berkendara sambil memakai eyeliner.

    Sebab itu untuk para pengendara, Enny mengingatkan, agar mereka berkonsentrasi di dalam perjalanan. “Jangan mendengarkan musik melalui earphone terlalu keras, tak perlu menyetir dengan memakai high heels. Sebagai gantinya, sediakan sandal jepit di dalam mobil, toh tak terlihat juga dari luar,” ujarnya.

    Setiap perempuan yang mampu berkendara, menurut Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan, Kartini Rustandi, merupakan wanita yang sangat penting bagi keluarga maupun karier. Sebab itu, dia menjelaskan, jangan sampai terjadi sesuatu kepada mereka karena tak ada seorangpun yang ingin mengalami kecelakaan. “Kalau ibunya kecelakaan sampai cacat misalnya, maka akan terjadi gangguan dalam keluarga,” ujarnya.

    Kartini berpesan, setiap perempuan yang berada di belakang kemudi semestinya mampu mengelola stres, menyantap makanan sehat, dan cukup istirahat. “Dari situ, dia akan menjadi pengendara sekaligus pendidik yang baik untuk keluarga,” katanya.

    Mengutip data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, jumlah kecelakaan di jalan raya pada wanita mengalami peningkatan sebesar 49,5 persen atau 4.445 kejadian pada 2015. Adapun perbandingan kecelakaan antara laki-laki dengan perempuan adalah 2:5. “Sebanyak 80 persen pengendara perempuan tersebut mengemudi untuk mencari nafkah bagi keluarga,” kata pendiri dan CEO Queenrides, Iim Fatima Jachja.

    Yuk kita simak apa saja perilaku sehat untuk aman dan selamat di jalan:

    1. Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum berkendara.

    2. Jangan memaksakan diri untuk mengemudi bila lelah atau mengantuk.

    3. Perbanyak makan buah dan sayur untuk menjaga stamina berkendara.

    4. Disiplin dan patuhi rambu-rambu lalu lintas.

    5. Tidak memakai obat-obatan maupun minuman keras ketika mengemudi.

    6. Periksa kondisi kelayakan kendaraan Anda.

    7. Kendaraan tidak melebihi muadan dan tidak menyalahi peruntukan.

    8. Kurangi kecepakan kendaraan saat turun hujan atau cuaca buruk. Waspada pada kondisi jalan sempit, bergelombang, atau rusak.

    9. Gunakan masker dan lindungi diri Anda dari asap, debu, dan polusi.

    10. Pastikan agar Anda tetap terlihat saat berkendara di malam hari (dengan menyalakan lampu).

    RINI K

    Berita lainnya:
    7 Tip Mengatasi Susah Tidur Saat Menginap
    Benarkah Tidur Pakai Bra Mencegah Payudara Kendur?
    Rajin Olahraga dan Diet tapi Berat Badan Tak Turun, Apa yang Salah?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.