Urusan Kesehatan Mulut, Pria Ternyata Lebih Jorok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita dan sikat gigi. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita dan sikat gigi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk urusan sikat gigi, laki-laki ternyata lebih jorok dibanding perempuan. Berdasarkan penelitian, para wanita mengganti sikat giginya dua kali lebih sering dibanding kaum pria.

    Wanita biasanya mengganti sikat gigi setiap 92 hari, sedangkan laki-laki setelah 185 hari. Artinya, laki-laki menggunakan sikat gigi yang sama selama enam bulan sehingga meningkatkan risiko masalah pada gigi dan gusi.

    Dokter gigi menganjurkan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan untuk menjaga kesehatan gigi tetap optimal. "Semua penelitian kami menunjukkan bahwa para wanita lebih serius dalam kesehatan mulut mereka dibanding pria. Wanita menghabiskan dana dua kali lipat dibanding pria untuk urusan kesehatan gigi dan cenderung memiliki gigi dan gusi yang lebih sehat," ujar Dr Tariq Idrees, pakar kesehatan mulut di Inggris, kepada Daily Mail.

    Menurut Dr Idrees, perempuan juga tidak keberatan mengeluarkan banyak uang untuk membuat giginya terlihat lebih putih. Sedangkan laki-laki kurang peduli akan kesehatan mulut sehingga jarang mengganti sikat gigi.

    "Membuang sikat gigi setelah tiga bulan dipakai mungkin terkesan terlalu cepat. Tapi pikirkan juga kuman, virus, dan bakteri yang ada pada sikat. Sikat gigi sekarang dilengkapi dengan bulu yang bisa berubah warna bila kondisinya sudah jelek sekaligus mengingatkan kita sudah waktunya mengganti sikat dengan yang baru," ujar Dr Idrees.

    Cara lain untuk menjaga kesehatan mulut adalah dengan rutin mengunjungi dokter gigi dua kali setahun. Memiliki gigi dan gusi yang sehat akan mengurangi jumlah bakteri di mulut, yang bisa menyebabkan infeksi paru-paru.

    Menurut penelitian, 87 persen orang yang malas ke dokter gigi berisiko lebih tinggi terkena pneumonia dibanding mereka yang rutin memeriksakan giginya. Pneumonia adalah peradangan atau pembengkakan di jaringan di salah satu atau kedua paru-paru dan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri.

    PIPIT

    Artikel lain:
    Mari Mengenali 5 Penyakit Mata yang Paling Umum
    Dampak Flu pada Ibu Hamil bisa Membahayakan Janin
    Cara Sederhana dan Mudah Agar Terlihat Awet Muda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.