Aktris Jada Pinkett Smith Merasa Peran Ibu Kurang Dihargai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Will Smith dan istrinya, Jada Pinkett Smith. Usmagazine.com

    Will Smith dan istrinya, Jada Pinkett Smith. Usmagazine.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai ibu dari tiga orang anak, Jada Pinkett Smith merasa peran para ibu kurang dihargai. Menurut dia, banyak yang kagum akan perjuangan seorang ibu, tapi jerih payah mereka kerap luput dari perhatian.

    "Menjadi seorang ibu tidaklah mudah. Saya merasa menjadi ibu adalah pekerjaan yang sering kali kurang diperhatikan. Banyak yang mengungkapkan rasa kagumnya akan peran seorang ibu. Namun, menurut saya, peran tersebut masih belum banyak dihargai dengan sepantasnya," ujar istri aktor Hollywood, Will Smith, tersebut.

    Menurut dia, tantangan terbesar para orang tua adalah harus menyesuaikan pola pengasuhan dengan karakter anak. "Anda (para ibu) menerapkan pengasuhan tertentu pada satu anak. Lalu, ketika memiliki anak lagi yang kebutuhannya berbeda, Anda harus kembali belajar dan menerapkan pengasuhan yang berbeda," ujar Jada.

    Menyadari hal ini, wanita 45 tahun ini berharap para ibu tidak saling menghakimi, memaksa ibu lain menerapkan pola pengasuhan tertentu, dan saling mendukung. "Sebagai seorang ibu dan wanita, saya rasa penting mendukung pola pengasuhan ibu lain yang merasa bahwa pengasuhannya merupakan yang terbaik untuk anak mereka. Anda perlu menghilangkan sifat perfeksionisme dan berhenti menghakimi agar anak bisa berkembang dengan sehat."

    Jada memiliki dua orang anak buah pernikahannya dengan Will Smith dan merupakan ibu dari seorang putra buah pernikahan Will Smith dari pernikahan terdahulunya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Mengetahui Lebih Dalam tentang Hamil Ektopik
    Jangan Anggap Enteng Bila Bayi Berkeringat Berlebih
    Kekurangan Vitamin B12 Saat Hamil Akan Berefek ke Bayi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.