Desainer Lenny Agustin dan Warna Warni Kuda Lumping

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karya perancang busana Lenny Agustin yang terinspirasi budaya kuda lumping dari Kediri, Jawa Timur, dipamerkan dalam Jakarta Fashion Week 2017, 25 Oktober 2016. Jakarta Fashion Week 2017

    Karya perancang busana Lenny Agustin yang terinspirasi budaya kuda lumping dari Kediri, Jawa Timur, dipamerkan dalam Jakarta Fashion Week 2017, 25 Oktober 2016. Jakarta Fashion Week 2017

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada hari keempat Jakarta Fashion Week 2017, di Senayan City, Lenny Agustin desainer nyentrik dengan rambut berwarna-warni yang menjadi ciri khasnya, tampil dengan koleksi yang mengangkat keunikan suatu budaya daerah di Jawa. Gaya dan penampilan yang selalu beda dan mengejutkan pada setiap peragaan Lenny Agustin, selalu dinanti oleh para fashionista dan penikmat mode Indonesia.

    Kecintaannya pada tekstil Indonesia, seni tradisional dan kerajinan tangan, menjadikan brand ini menjadi kaya dengan kombinasi-kombinasi aplikasi unik. Materi yang menarik untuk dioleh Lenny antara lain, batik. Kali ini desainer yang berperawakan mungil ini, mengangkat budaya dari kota Kediri, yang didukung sekaligus oleh Pemerintah Kota Kediri tersebut.

    Selama 6 bulan, Lenny Agustin bersama desainer Hannie Hananto melakukan pelatihan untuk para penenun, pembatik dan juga siswa siswi SMK, untuk meningkatkan kualitas wastra Kediri dengan tidak menghilangkan ciri khasnya.

    Koleksi Lenny Agustin terinspirasi dari budaya Jaranan dari Kediri dan mengangkat motif kuda lumping yang ada di budaya tersebut. Motif kuda lumping dibuat besar pada koleksi busana desainer kelahiran Lengkap dengan warna-warni cerah, aplikasi aksesoris pada busana, gemerincing kuda lumping, serta tas dan sepatu unik bertali ciri khas Lenny Agustin.

    Permainan warna-warna terang seperti pink, biru, kuning dan hitam terlihat mendominasi gaun-gaun atraktif. Terlihat sesekali frills berwarna biru tosca melintang di salah satu koleksi ini. Para modelpun bergerak dengan lincah layaknya kuda lumping dengan gaya make-up yang smokey dan tata rambut dikepang. Busana-busana Lenny Agustin biasa dipakai untuk acara-acara khusus ataupun untuk sehari-hari.

    Desainer yang memiliki butik cantik penuh dengan koleksinya di bilangan Setiabudi ini, memulai karir sejak 2003. Saat itu, ia memenangkan Lomba Merancang Busana Perkawinan Internasional. Sejak itu Lenny identic dengan busana pernikahan dan gaun-gaun pesta.

    Dalam mengekspresikan karyanya, Lenny Agustin mempunyai dua lini yaitu Lenny Agustin sebagai lini primer dan LENOR sebagai lini sekunder.  Koleksinya dirancang untuk wanita modern yang aktif dan menyukai gaya-gaya eklektik. 

    LIESNA SUBIANTO

    Baca juga:
    Gemerlap D'Jakarta Karya Anniesa Hasibuan di JFW 2017
    Fashion Link, `Jembatan` Desainer Tanah Air ke Mancanegara
    Agnes Monica Hadirkan Gaya 'Jalanan' era 1990-an


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Animal Crossing dan 9 Aplikasi Makin Dicari Saat Wabah Covid-19

    Situs Glimpse melansir peningkatan minat terkait aplikasi selama wabah Covid-19. Salah satu peningkatan pesat terjadi pada pencarian Animal Crossing.