Riset: 4 dari 5 Orang Tua Abaikan Dosis Obat Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak tidak mau minum obat. media.philly.com

    Ilustrasi anak tidak mau minum obat. media.philly.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics pada bulan ini menunjukkan 4 dari 5 orang tua melakukan kesalahan dalam pemberian obat cair kepada anak. Menurut hasil penelitian yang juga dilansir laman Parents itu, para orang tua menggunakan dosis dua kali lebih banyak dari yang tercantum pada label.

    Anak Dikasari Teman, Lalu?

    Penelitian ini mengambil sampel 2.000 orang tua dari anak berusia kurang dari 8 tahun. Tujuan riset untuk mengetahui seberapa akurat orang tua menakar dosis obat cair sesuai dengan petunjuk pada label.

    “Orang tua seharusnya menyadari kalau mereka kebingungan memberikan takaran obat untuk anak,” kata peneliti, H. Shonna Yin, seorang profesor pediatri di NYU School of Medicine, New York City. “Jika mereka tidak yakin bagaimana memberikan takaran obat yang tepat untuk anak, seharusnya meminta bantuan dokter atau perawat.”

    Kesalahan paling umum, menurut Yin, sebanyak 68 persen orang tua menggunakan gelas atau sendok takar ketimbang pipet karet untuk obat cair. Dengan memakai gelas atau sendok takar, kata Yin, orang tua berpotensi empat kali membuat kesalahan dibandingkan dengan pipet.

    Musababnya, Yin menjelaskan, kemungkinan besar orang tua tidak memperhatikan posisi gelas atau sendok takar saat menuang obat. “Apakah posisi gelas atau sendok takar itu sudah rata atau tidak?” ujarnya. Karenanya, kesalahan dosis dalam pemberian obat cair melalui pipet sejatinya jauh lebih kecil.

    Selain itu, orang tua juga mesti membaca instruksi pemberian obat dengan seksama. Baca satuan pengukuran dan takar dengan tepat. “Orang tua harus bertanya kepada dokter atau apoteker jika mereka tidak memiliki alat takar obat cair di rumah,” kata Yin. Dia juga mengimbau orang tua tidak menggunakan sendok makan atau teh sebagai alat penakar obat, karena ukuran dan bentuk sendok tersebut bervariasi.

    Berikut ini rambu yang harus diperhatikan agar orang tua tidak melakukan kesalahan dosis saat memberikan obat kepada si kecil:
    - Baca petunjuk penggunaan pada label
    - Cek dosis sesuai dengan umur yang tertera dalam label
    - Jangan mencampur alat ukur
    - Habiskan semua obat sesuai dengan petunjuk dokter.
    - Tanya kepada dokter cara penggunaan dan takaran yang benar

    PARENTS | DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    5 Wewangian yang Bisa Bikin Kamu Rileks
    Fakta Menarik tentang Chemistry dalam Hubungan
    Jangan Pernah Merasa Bersalah untuk 10 Urusan Berikut Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.