Pecinta Perhiasan, Yuk Kunjungi Pameran Mutumanikam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perhiasan emas. ANTARA/Adeng Bustomi

    Perhiasan emas. ANTARA/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi Anda para pecinta perhiasan, jangan lewatkan Pameran Perhiasan Mutumanikam Nusantara Indonesia yang akan diselenggarakan mulai 25 hingga 28 Agustus 2016 di di hall A Senayan Jakarta Convention Centre (JCC).

    Mengangkat tema “Jewel of Paradise”, pameran yang sudah dilaksanakan sejak 2006 ini ingin mengangkat dan melestarikan warisan budaya kriya perhiasan Indonesia. Terdapat beragam perhiasan baik berupa mutiara, emas, perak, batu mulia hingga permata yang dibentuk menjadi aneka koleksi perhiasan berupa bros, gelang, cincin, dan giwang dari berbagai daerah di Nusantara ditampilkan.

    Pameran tersebut diikuti sekitar 140 peserta dari berbagai daerah yang tergabung dalam Dekranasda ataupun Disperindag Daerah seperti Jambi, D.I Yogyakarta, Kabupaten Badung (Bali), Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat. Selain itu, ada pula peserta  dan UKM binaan Kementerian dan BUMN

    “Partisipasi dari berbagai lembaga atau organisasi tersebut sekaligus membantu pemasaran produk-produk mitra binaan meraka secara lebih luas,” ujar Lisa Ayodhia Ketua Panitia Mutumanikam Nusantara Indonesia.

    Dalam perhelatan yang sudah kali kesepuluh digelar ini, terdapat pula pelatihan bagi para perajin. Setidaknya, sudah ada 2500 perajin mengikuti pelatihan MMNI yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. “Nanti akan ada kontes desain perhiasan untuk merangsang munculnya desain perhiasan modern Indonesia yang tetap menampilkan ciri warisan budaya lokal dalam segi bentuk, corak, dan elemen serta cara pembuatannya,” jelasnya.

    Melalui kontes desain perhiasan ini, para perajin dapat membuat perhiasan dengan desain yang kreatif sehingga dapat berkembang dengan lebih baik. “Kami berharap melalui pameran ini, perhiasan tidak lagi dipandang sebagai perhiasan melainkan sebagai produk/karya budaya Indonesia, karena apa yang dilakukan adalah melestarikan dan juga pada saat yang sama memperbaharui produk/karya budaya milik negeri ini.”

    BISNIS.COM

    Berita lainnya:
    Urusan Sepele yang Bikin Orang Batal Merokok
    Apa Rahasia Perawatan Kulitmu? John Mayer: Pertanyaan Aneh
    Kini Banyak Pria Muda Datangi Terapis Psikoseksual, Kenapa?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.