Apa yang Harus Dilakukan Setelah Bertengkar dengan Pasangan?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bertengkar/cekcok. Shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bertengkar/cekcok. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Pertengkaran dan adu argumen adalah bagian dalam sebuah hubungan, termasuk ketika berpacaran dan telah menjadi suami-istri. Meski berdampak buruk pada hubungan, beberapa ahli mengatakan pertengkaran bisa membuat hubungan lebih kuat.

    Pertengkaran dinilai bisa menjaga cahaya dalam hubungan tetap menyala terang. Namun, yang terpenting, bagaimana Anda memandang dan memperlakukan pertengkaran tersebut.

    Apakah Anda akan menggunakannya sebagai alat untuk merusak hubungan, atau justru sebagai pembelajaran yang bisa memperkuat hubungan. Bagaimana caranya agar pertengkaran bisa memperkuat hubungan? Ada beberapa rambu yang harus Anda ikuti dan patuhi untuk mewujudkannya.

    Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan setelah terlibat pertengkaran dengan pasangan demi memperkuat hubungan.

    1. Jangan berpura-pura
    Tentu saja, Anda harus mencoba memperbaiki hubungan dengan upaya tulus dan bukan berpura-pura. Memperbaiki hubungan setelah pertengkaran biasanya sulit. Namun banyak dari kita berpura-pura baik kepada pasangan hanya untuk membuat kondisi terlihat normal.

    Para ahli menyarankan, untuk memperbaiki hubungan, lakukan dengan cara yang tulus dan tidak memalsukannya. Memalsukan hubungan seolah baik-baik saja mungkin terlihat sehat, tapi dapat memiliki jangka panjang efek samping yang cukup besar karena akan ada ganjalan dalam hubungan Anda berdua.

    2. Mendinginkan suasana
    Jangan terburu-buru menyelesaikan masalah. Berikan pasangan Anda waktu untuk mendinginkan hati dan pikirannya. Ini akan membantu memilah hal-hal dengan mudah dan dengan cara yang matang. Sebagian besar pertengkaran perlu waktu untuk dibahas dan dipikirkan.

    3. Jangan berfokus pada penyebab perkelahian
    Banyak dari kita membuat kesalahan dasar dengan berfokus pada hal-hal yang memicu pertengkaran. Padahal ini bisa meningkatkan suhu pertengkaran menjadi lebih panas. Terus berpikir tentang hal-hal yang menyebabkan pertengkaran bisa menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut. Selalu ingatlah untuk memilah-milah masalah dan tidak mengungkit masa lalu serta memulai perkelahian.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Tip Fashion buat Ibu Rumah Tangga yang Aktif 
    Tiru Cara Ashton Kutcher dan Mila Kunis Beli Cincin Tunangan 
    Cara Menyaring Pengaruh Negatif Media Sosial pada Anak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.