Gigi Hadid Mimpi Punya Label

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gigi Hadid berpose dalam iklan mobil mewah BMW M2 terbaru. Ia juga menampilkan kecepatan mobil mewah ini di dalam iklan promo tersebut. Youtube.com

    Gigi Hadid berpose dalam iklan mobil mewah BMW M2 terbaru. Ia juga menampilkan kecepatan mobil mewah ini di dalam iklan promo tersebut. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Model Gigi Hadid bercita-cita memiliki label sendiri. Padahal mantan kekasih Zayn Malik ini sibuk bukan main sebagai model. “Aku ingin punya barang dengan label sendiri, yang dijual di Sephora, Walgreens, dan lainnya” ujar Gigi seperti dikutip US Magazine, Kamis, 9 Juni 2016.

    Impian ini, kata dia, merupakan impian jangka panjang yang setidaknya baru bisa diwujudkan sepuluh tahun mendatang. “Target atau di mana saja, ini tujuan saya dalam lima atau sepuluh tahun ke depan,” ujar juru bicara Maybelline ini.

    Gigi mengatakan memiliki ketertarikan yang besar terhadap dunia kecantikan. Dunia kecantikan, kata model berusia 21 tahun ini, maju pesat dengan hadirnya media sosial.

    Melalui dunia maya, orang dapat berbagi tip dan tren terbaru soal makeup dan mode. “Mereka memiliki begitu banyak kegembiraan dengan makeup,” kata Gigi. Ia pun mengaku tak segan meniru tren makeup yang viral di media sosial. “Saya sangat terinspirasi oleh mereka."

    Sejak ditunjuk menjadi duta Maybelline, kakak model Bella Hadid ini mengaku lebih berani menggunakan makeup. Selain menjadi model Maybelline, tahun ini Gigi Hadid sibuk wara-wiri di catwalk untuk memperagakan busana koleksi Versace dan Stuart Weitzman, di New York, Paris, dan Milan.

    US MAGAZINE | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Perilaku Kocak dan Nyeleneh di Dalam Lift
    Informasi Berseliweran, Mari Ajak Si Kecil Berpikir Kritis
    Kecantikan yang Terpancar dari Perempuan Mandiri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.