Cek Bagian Terpenting Saat Memilih Sandal Karet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuku dan sandal. shutterstock.com

    Kuku dan sandal. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sandal karet menjadi pilihan sebagai alas kaki karena ringan dan nyaman dipakai orang dewasa dan anak-anak. Perawatannya pun mudah. Cukup dilap atau dicuci dengan air dan sabun kemudian dikeringkan, sandal kaki bisa langsung dipakai.

    Namun, tahukah Anda, memilih sandal karet yang tepat bukan sekadar ringan dan nyaman dipakai.

    Dr Alex Kor, Presiden American Academy of Podiatric Sports Medicine, mengatakan fungsi yang paling penting dari alas kaki ada pada shank atau bagian yang menopang antara tumit dan jari kaki. "Pasien berpeluang mengalami sakit pada kaki jika alas kakinya menekuk pada bagian shank ini," kata Kor, seperti dikutip dari Huffington Post, Kamis, 2 Juni 2016.

    Sebab itu, Alex menyarankan memilih sandal yang fleksibel ini, khususnya di bagian shank. Jika mengabaikan kelenturan di bagian penopang tumit dan jari kaki ini, bisa jadi pengguna akan terkena nyeri atau sakit pada tumit, pergelangan kaki, dan ujung jari.

    Dr Megan Leahy, podiatrist dari Illinois Bone and Joint Institute, menjelaskan, ketika bagian tumit tidak stabil, jari kaki akan menggenggam lebih erat, sehingga memicu peradangan pada tendon kaki. Lebih buruk lagi, menyebabkan kelainan pada kaki, seperti masalah pada kuku, kapalan, dan mata ikan.

    Hal ini juga akan terjadi jika memakai flip flops atau sandal yang tidak menopang bagian tumit dengan baik. Megan menyarankan tidak menggunakan sandal untuk berjalan jauh.

    HUFFINGTON POST | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Cara Benar Memakai Eye Cream
    Waspadalah, Wadah Plastik Bisa Merusak Gigi Anak
    3 Tip Simpel Agar Anda Produktif Saat Bekerja



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.