Pola Asuh Tepat Maksimalkan Kecerdasan Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hubungan ibu dan anak. TEMPO/Nickmatulhuda

    Ilustrasi hubungan ibu dan anak. TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak sedikit orang tua yang kurang memahami apa yang dilihat dan didengar anak sehari-hari dapat membentuk karakteristik anak.

    Spesialis anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo, Ahmad Suryawan mengatakan faktor genetik hanyalah cetak biru dari otak anak dan proses pembangunan sirkuit otaknya, ditentukan oleh faktor lingkungan pengasuhan sehari-hari.

    "Apa yang dilihat dan didengar anak sehari-hari itu yang akan direkam otak anak. Misalnya saat melihat kebiasaan 'lempar barang' baik oleh ibu dan ayahnya maka memori tersebut akan tersimpan kuat di sirkuit otak anak," kata Ahmad Suryawan, dalam 'Gerakan Siap Cerdaskan Bangsa' bersama Morinaga di Jakarta.

    Lebih lanjut Ahmad Suryawan menambahkan, dua hal yang menjadi faktor utama dalam menentukan optimalnya faktor pengasuhan adalah pemberian nutrisi sesuai angka kecukupan gizi dan pemberian stimulasi melalui pengalaman atau permainan.

    "Perkembangan otak anak mengikuti tahapan usia anak. Dengan begitu orangtua yang jeli harusnya dapat melihat karakteristik anak dari apa yang dilakukan anak sehari-hari. Kemudian membentuk mereka menjadi anak yang luar biasa," jelas Ahmad Suryawan yang juga Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Fakultas Kedokteran Unair Surabaya.

    Selain itu, pemenuhan kebutuhan nutrisi anak sejak dini menjadi syarat utama untuk tumbuh kembang dan kecerdasannya jangka panjang. "Pemberian stimulasi tidak kalah penting dengan kebutuhan nutrisi terutama selama 1000 hari pertama kehidupan anak," tambahnya.

    Nah, sebagai komitmen meningkatkan pengetahuan Bunda akan arti dan pentingnya nutrisi dan stimulasi anak, Kalbe Nutritionals melalui brand Morinaga meluncurkan Gerakan #SiapCerdaskanBangsa melalui www.siapcerdaskan.com mengenai informasi pentingnya nutrisi dan stimulasi bagi anak.

    "Gerakan ini sebagai bentuk peran untuk mewujudkan stimulasi dini dan nutrisi anak guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak Indonesia secara optimal," papar Helly Oktaviana selaku Business Unit Head Nutrition for Kids Kalbe Nutritionals.

    TABLOIDBINTANG.COM

    Berita lainnya:
    Aura Kasih Goda Bekas Pacar: Mau Aku Seperti Ini atau..
    Awas Minum Obat Kuat, Bisa Mematikan!
    Obat Jerawat dari Dapur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.