5 Perubahan Gaya Hidup untuk Mengatasi Peradangan dan Nyeri Artritis

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi radang sendi. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Peradangan bisa menjadi cara tubuh melindungi diri dari penyerang luar seperti infeksi dan bakteri. Namun, ketika tubuh terjebak dalam keadaan meradang, yang dikenal sebagai peradangan kronis, hal itu dapat menimbulkan efek kesehatan yang negatif. Dalam beberapa kasus, tubuh  mungkin memiliki respons peradangan bahkan ketika tidak ada infeksi dan bakteri. Jenis peradangan ini terkait dengan banyak penyakit autoimun, termasuk beberapa jenis radang sendi.

Karena hal itu dapat memperburuk kondisi autoimun, penting untuk menjalani gaya hidup yang mengurangi gejala peradangan dalam tubuh. Dokter gizi Nina Zorfass dari Institute of Integrative Nutrition dan Sony Sherpa, dari Nature's Rise apa tip gaya hidup  untuk meredakan peradangan, dan bagaimana mereka dapat membantu meringankan nyeri radang sendi di tubuh.

Zorfass mengatakan, peradangan dan artritis bisa terhubung. Rheumatoid arthritis adalah artritis autoimun yang paling umum dan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan sendi, yang disebut sinovium, menyebabkan peradangan, pembengkakan, nyeri sendi, dan kekakuan. "Hal itu menyebabkan kerusakan serius, termasuk erosi tulang dan kelainan bentuk pada tulang," kata dia, dikutip dari eatthis.com.

Meskipun tidak ada obat untuk rheumatoid arthritis, perubahan gaya hidup dapat mengurangi gejala. Meskipun Zorfass membagikan beberapa tip yang dapat membantu menjalani gaya hidup anti-inflamasi, konsultasi dengan dokter untuk menemukan perawatan terbaik.

1. Melakukan aktivitas fisik

Tetap aktif adalah bagian penting dari gaya hidup sehat, terutama untuk mengurangi peradangan. “Aktivitas fisik dapat membantu mencegah perkembangan kondisi kronis dan, pada mereka yang memiliki penyakit autoimun,” kata Zorfass. “Selain itu, manfaat aktivitas fisik antara lain meningkatkan suasana hati dan meningkatkan mobilitas, mengurangi peradangan sistemik.”

2. Mengurangi konsumsi alkohol

Bagi mereka yang minum lebih dari yag diperbolehkan, ada peningkatan risiko gangguan sistem kekebalan tubuh, baik dalam jangka pendek setelah minuman keras dan dalam jangka panjang dengan penyalahgunaan alkohol kronis. "Alkohol mengganggu pensinyalan sel darah putih, yang dari waktu ke waktu berpotensi menciptakan respons autoimun." 

3. Berhenti merokok

Merokok adalah kebiasaan lain yang harus dipertimbangkan untuk dihentikan karena beberapa alasan, terutama jika menyangkut kesehatan. Zorfass mengatakan merokok adalah salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan peradangan dan nyeri artritis. “Merokok dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, termasuk perkembangan penyakit autoimun akibat stres oksidatif yang disebabkan oleh asap rokok,” katanya. “Merokok juga dapat menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap infeksi, yang dapat menyebabkan peningkatan reaktivitas otomatis.”

4. Ikuti diet anti-inflamasi

Dalam hal mengurangi peradangan, diet adalah cara yang tepat untuk memulai. Tidak hanya harus mengurangi makanan inflamasi seperti minyak biji dan makanan olahan lainnya, tetapi menambahkan pilihan anti-inflamasi ke piring dapat membuat perbedaan besar. “Makan makanan anti-inflamasi, seperti ikan berlemak, kacang-kacangan, kunyit, dan minyak zaitun, adalah tempat yang bagus untuk memulai,” kata Sherpa. “Menambahkan suplemen seperti minyak ikan atau glukosamin juga dapat membantu. Mengonsumsi banyak buah dan sayuran penting karena mengandung antioksidan, yang dapat membantu melindungi tubuh dari peradangan.”

5. Berlatih meditasi

Percaya atau tidak, meditasi tidak hanya memberi kedamaian batin; ternyata, mengurangi stres adalah salah satu cara yang bagus untuk mengurangi peradangan. Itulah sebabnya menjadikan meditasi sebagai bagian dari rutinitas dapat membantu mencegah nyeri radang sendi.

“Penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi kesadaran dapat menurunkan kadar protein C-reaktif (CRP) yang merupakan biomarker peradangan, selain meningkatkan jumlah limfosit (sel darah putih) dan aktivitas telomerase,” jelas Zorfass. Telomerase adalah enzim yang menentukan panjang telomer, yaitu protein dalam sel yang terbukti berdampak pada penuaan. 

SHE FINDS

Baca juga: 3 Cara Sederhana Mengurangi Stres dan Peradangan Kulit

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






4 Tips Memilih Sepatu untuk Bantu Meredakan Nyeri Lutut

5 hari lalu

4 Tips Memilih Sepatu untuk Bantu Meredakan Nyeri Lutut

Ahli penyakit kaki mengatakan sepatu yang tepat dapat membantu meringkan nyeri lutut


Apa Itu Gaya Hidup Bohemian? Jejaknya Berawal dari Bahasa Prancis di Abad 15

6 hari lalu

Apa Itu Gaya Hidup Bohemian? Jejaknya Berawal dari Bahasa Prancis di Abad 15

Bohemian identik dengan gaya berbusana. Tetapi sebenarnya bohemian merupakan gaya hidup.


4 Manfaat Mengonsumsi Andaliman atau Lada Batak

6 hari lalu

4 Manfaat Mengonsumsi Andaliman atau Lada Batak

Andaliman merupakan salah satu rempah yang dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Tanaman ini disebut juga dengan lada Batak.


Cara Mencegah Lonjakan Asam Urat dalam Tubuh

11 hari lalu

Cara Mencegah Lonjakan Asam Urat dalam Tubuh

Asam urat dapat dicegah dengan 4 strategi berikut ini, mengapa harus perbanyak minum air putih?


Lutut Rentan Terpengaruh Risiko Kanker Paru, Kenapa?

12 hari lalu

Lutut Rentan Terpengaruh Risiko Kanker Paru, Kenapa?

Kanker paru-paru bisa berpindah atau menyebar ke jaringan ikat di sekitar lutut yang mengakibatkan nyeri


Gaya Hidup yang Diprediksi Bakal Tren di 2023

13 hari lalu

Gaya Hidup yang Diprediksi Bakal Tren di 2023

Kegiatan-kegiatan berikut diprediksi bakal populer di 2023 untuk menunjang gaya hidup aktif dan produktif. Apa saja?


Nyeri Otot Setelah Olahraga, Apakah Wajar?

15 hari lalu

Nyeri Otot Setelah Olahraga, Apakah Wajar?

Terkadang bagi orang yang jarang atau baru memulai kembali olahraga, biasanya akan merasakan nyeri otot atau delayed onset muscle soreness (DOMS)


3 Cara Sederhana Mengurangi Stres dan Peradangan Kulit

18 hari lalu

3 Cara Sederhana Mengurangi Stres dan Peradangan Kulit

Kulit adalah baris pertama dari sistem kekebalan tubuh kita, sebab itu penting untuk merawatnya


Seledri Mengobati Tekanan Darah Tinggi Hingga Ginjal, Memiliki Kandungan Apa Saja?

18 hari lalu

Seledri Mengobati Tekanan Darah Tinggi Hingga Ginjal, Memiliki Kandungan Apa Saja?

Tekanan darah tinggi, kolesterol hingga gangguan ginjal kerap dengan obat herbal seledri. Apa saja kandungan dalam jus seledri?


5 Manfaat Masker Mentimun untuk Wajah

18 hari lalu

5 Manfaat Masker Mentimun untuk Wajah

Tak hanya diolah untuk makanan atau campuran minuman, mentimun juga bermanfaat untuk masker wajah