Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Alasan Pentingnya Pasangan Mengetahui Siklus Menstruasi Anda

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Jcomp
Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Jcomp
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dari semua cara untuk meningkatkan hubungan dengan pasangan agar lebih dekat,  memperhitungkan siklus menstruasi pasangan Anda mungkin tidak termasuk dalam daftar teratas. Namun menurut para ahli, cycle tracking sebenarnya adalah salah satu cara sederhana dan efektif agar Anda berdua semakin terhubung dan saling pengertian.

Bagi wanita yang tentu saja mengalami menstruasi, mungkin sudah tahu bagaimana siklus menstruasi pada diri sendiri dapat memengaruhi segalanya, mulai dari suasana hati, dorongan seks, hingga tingkat energi. Tapi kapan terakhir kali Anda menjelaskan kepada pasangan Anda apa yang terjadi di tubuh Anda?

Menurut terapis seks berlisensi De-Andrea Blaylock-Solar, jika Anda belum membicarakan siklus Anda dengan pasangan, Anda mungkin harus mencobanya. “Mengetahui siklus Anda sendiri, dan kemudian dapat membagikannya dengan pasangan Anda, sangat bermanfaat untuk banyak alasan berbeda,” katanya. Pasangan Anda tidak hanya dapat memahami pengalaman Anda dengan lebih baik, jelasnya, tetapi mereka juga dapat mendukung Anda di fase mana pun dari siklus Anda.

Misalnya, Blaylock-Solar mengatakan bahwa saat dia mengalami kram, suaminya lebih perhatian. Atau pertimbangkan perbedaan perasaan Anda selama ovulasi, dengan fase luteal tepat sebelum menstruasi. Saat Anda berovulasi, Anda akan memiliki lebih banyak energi dan dorongan seks yang lebih tinggi, dan selama fase luteal, Anda bisa mengalami gejala PMS seperti sakit kepala, kecemasan, dan perubahan suana hati lainnya seperti sedih dan murung. 

“Tubuh kita sangat mirip dengan lingkungan alam, dan belajar untuk menghormati sifat siklus internal kita yang kuat adalah sebuah anugerah,”  tulis pelatih kesehatan hormonal wanita bersertifikat Nicole Jardim dilansir dari mindbodygreen. “Jika orang-orang yang berbagi hidup dengan kita mengabaikan perubahan ini, kita tidak akan pernah bisa menjaga diri kita sendiri atau pasangan kita dengan sebaik-baiknya,”


Cara memulai percakapan tentang siklus menstruasi dengan pasangan

Hal pertama yang harus dilakukan ialah Anda harus mengecek siklus menstruasi Anda. Ketika Anda mulai lebih memperhatikan bagaimana siklus Anda memengaruhi Anda, Anda akan menemukannya dapat menjelaskan banyak hal dan kemudian Anda dapat menjelaskan apa yang Anda ketahui kepada pasangan Anda.

Jika pasangan Anda tidak mengetahui siklus menstuasi Anda, pasangan Anda mungkin tidak mengerti itu dan mereka tidak menyadari Anda sedang PMS.  “Jika pasangan Anda mendatangi Anda dan Anda sedang tidak mood karena Anda akan mendapatkan menstruasi setiap saat, Anda cukup mengatakan, 'Hei, saya sedang menstruasi,' dan kemudian mereka akan melakukannya. Seperti, 'Benar, tentu saja,'" kata Blaylock-Solar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kemudian, dengan asumsi siklus Anda teratur, pasangan Anda mengetahui di mana Anda berada dalam siklus Anda dapat membantu mereka memprediksi kapan Anda mungkin menginginkan lebih banyak ruang, kapan Anda akan memiliki lebih banyak energi, dan tentu saja, kapan masa subur Anda.

“Mungkin terlihat aneh untuk melibatkan pasangan Anda dalam bagian yang begitu intim dalam hidup Anda, tetapi hal itu memungkinkan Anda untuk memaksimalkan hubungan Anda juga," kata pakar psikologi Erin Rachel Doppelt, menambahkan, "Ini adalah cara untuk memungkinkan pasangan Anda untuk memahami Anda, seperti tubuh Anda, perubahan suasana hati Anda, prioritas Anda, dan energi spiritual Anda, semuanya lebih lengkap, sehingga Anda dapat menciptakan hubungan yang lebih dalam dan lebih bermakna," 

Kesimpulannya adalah, memberi tahu pasangan Anda tentang siklus menstruasi Anda adalah cara sederhana untuk membantu mereka memahami apa yang Anda alami, dan selanjutnya, mengetahui apa yang diharapkan dan cara terbaik untuk mendukung Anda.

NABILA RAMADHANTY PUTRI DARMADI | MIND BODY GREEN

Baca juga: Stres karena Pandemi Menyebabkan Perubahan Siklus Menstruasi Menurut Studi

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kapan Area Vagina Boleh Diberi Cairan Antiseptik?

19 jam lalu

Ilustrasi vagina. Shutterstock
Kapan Area Vagina Boleh Diberi Cairan Antiseptik?

Ginekolog mengatakan pemakaian cairan antiseptik pada area vagina diperbolehkan hanya saat rasa gatal muncul pertama kali.


5 Tips Mengurangi Keparahan Gejala Menstruasi

1 hari lalu

Ilustrasi wanita sakit perut saat menstruasi. TEMPO/ Rosdianahangka
5 Tips Mengurangi Keparahan Gejala Menstruasi

Ketidaknyamanan yang timbul akibat menstruasi dapat mempengaruhi atau mengganggu kegiatan sehari-hari.


Kenali Gejala dan Penyebab Durasi Menstruasi Singkat

1 hari lalu

Ilustrasi kalendar menstruasi. Freepik.com
Kenali Gejala dan Penyebab Durasi Menstruasi Singkat

Durasi menstruasi dapat berubah dari waktu ke waktu karena beberapa faktor.


5 Sinyal Anda Terbuai Hubungan Cinta Baru hingga Kehilangan Akal Sehat

9 hari lalu

Ilustrasi pasangan/berpacaran. Shutterstock.com
5 Sinyal Anda Terbuai Hubungan Cinta Baru hingga Kehilangan Akal Sehat

Meski hubungan cinta baru sering bikin bahagia, terkadang juga bisa membuat orang tenggelam dalam lingkungan tak sehat. Berikut lima sinyalnya.


Cemburu dan Suka Menguntit, Ciri Pasangan Obsesif dan Bikin Tak Nyaman

11 hari lalu

Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Freepik.com/tirachardz
Cemburu dan Suka Menguntit, Ciri Pasangan Obsesif dan Bikin Tak Nyaman

Sikap terlalu berlebihan kepada pasangan bisa berubah menjadi obsesi yang negatif dan justru membuat Anda merasa tidak nyaman.


5 Langkah Hadapi Ibu Mertua Beracun, Jangan Biarkan Kesehatan Mental Terganggu

13 hari lalu

Ilustrasi orang tua dan anak. Freepik.com
5 Langkah Hadapi Ibu Mertua Beracun, Jangan Biarkan Kesehatan Mental Terganggu

Sering mengkritik, memanipulasi, dan ikut campur urusan rumah tangga anak, ibu mertua dengan sengaja membuat keluarga anak tertekan dan tak harmonis.


Tak Ingin Musuhan dengan Mantan Pasangan, Apa Saja yang Perlu Dilakukan?

14 hari lalu

Ilustrasi pasangan putus/berpisah. Shutterstock
Tak Ingin Musuhan dengan Mantan Pasangan, Apa Saja yang Perlu Dilakukan?

Putus cinta atau berpisah sering menyebabkan permusuhan dengan mantan pasangan. Bila tak ingin itu terjadi, coba lakukan hal berikut.


Perbaiki Suasana Hati dan Kesehatan Mental dengan Makanan Sehat Berikut

15 hari lalu

Ilustrasi sayuran. Unsplash.com/Inigo De la Maza
Perbaiki Suasana Hati dan Kesehatan Mental dengan Makanan Sehat Berikut

Pola makan seimbang secara keseluruhan yang mengandung banyak makanan padat nutrisi baik untuk kesehatan mental dan suasana hati.


Putus tapi Masih Cinta, Bagaimana Meredam Rasa Sakit?

15 hari lalu

Ilustrasi pasangan putus. shutterstock.com
Putus tapi Masih Cinta, Bagaimana Meredam Rasa Sakit?

Memutuskan hubungan dengan orang yang masih dicintai memang sangat sulit. Rasa sakit dan patah hati akan lama membekas. Bagaimana meredamnya?


Ciri Ibu Mertua Beracun dan Mengganggu Rumah Tangga Anak

15 hari lalu

Ilustrasi Ibu dan Anak. Sumber: Getty/mirror.co.uk
Ciri Ibu Mertua Beracun dan Mengganggu Rumah Tangga Anak

Anda tentu mengharapkan ibu mertua yang bersikap baik dalam kehidupan sehari-hari, bukan yang toksik. Berikut indikasi ibu mertua beracun.