Tips Menggunakan Retinol agar Hasilnya Optimal tanpa Membuat Kulit Iritasi

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi wanita memakai serum kulit. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Retinol, turunan vitamin A yang populer untuk perawatan kulit, jadi pertentangan. Ada yang menganggapnya sebagai cawan suci, tapi ada juga yang justri ketakutan menggunakannya. Alasannya, retinoid (istilah umum untuk retinol resep dan retinol yang dijual bebas), dapat dengan mudah disalahgunakan, menyebabkan iritasi, kemerahan, kepekaan, dan lainnya. 

Namun, bila digunakan dengan benar, retinol dapat menawarkan manfaat yang luar biasa, mulai dari mengatasi jerawat hingga mengurangi garis-garis halus dan kerutan, mengurangi hiperpigmentasi, dan banyak lagi. Jadi, hanya perlu tahu cara yang tepat untuk menggunakannya sesuai jenis dan masalah kulit.

Dokter kulit bersertifikat Courtney Rubin menjelaskan cara memilih retinol terbaik untuk perawatan kulit. 

1. Pertimbangkan masalah kulit 
Jika memiliki kulit yang rentan jerawat atau sensitif, harus ekstra hati-hati saat berbelanja produk retinol. Ingat: Retinoid adalah istilah umum, dan ada beberapa jenis produk yang termasuk dalam kategori ini, bersama dengan berbagai konsentrasi.

Retinoid mengandung molekul yang membantu membuka pori-pori yang tersumbat, kata Rubin. Tetapi tergantung pada jenis jerawat, mungkin hasil yang lebih baik bisa didapat dari retinoid resep, seperti tretinoin atau Tazorac. Namun, memulai dengan produk yang dijual bebas dan meningkatkan kekuatan secara perlahan boleh dicoba. 

"Bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, saya suka mencari produk yang mengandung retinol encapsulated, yang memanfaatkan teknologi yang 'melepaskan' retinol lebih lambat, sehingga tidak mengenai kulit sekaligus," ujar Rubin.

Selanjutnya, mereka yang memiliki kulit sensitif akan mendapat manfaat dari formula retinol yang juga mengandung bahan pendukung penghalang. Beberapa favorit Rubin termasuk gliserin, squalane, ceramides, dan asam hialuronat. 

2. Mulai bertahap
"Salah satu bagian tersulit dari mulai menggunakan retinol adalah proses retinisasi, di mana kulit bisa menjadi teriritasi atau peka saat menyesuaikan diri dengan retinol," kata Rubin. Jadi, disarankan menggunakannya secara bertahap dan tidak terburu-buru ingin mendapatkan hasilnya. 

Setelah menggunakan retinol lembut selama enam sampai delapan minggu, Rubin merekomendasikan untuk meningkatkan potensinya sedikit lebih tinggi. Seberapa sering mengoleskan serum benar-benar tergantung pada apa yang dapat ditoleransi oleh kulit unik. Namun, secara umum, retinoid kuat kemungkinan akan menyebabkan iritasi jika digunakan lebih dari sekali atau dua kali seminggu. Sekali lagi, yang terbaik adalah memulai dengan lambat dan tingkatkan sesuai kebutuhan.

3. Jangan lupa hidrasi 
Pada malam hari saat menggunakan retinol, semua langkah perawatan kulit yang lain harus fokus pada hidrasi. "Saya suka melapisi produk pelembap dengan asam hialuronat dan produk menenangkan dengan niacinamide dengan retinol saya. Bahan-bahan ini mendukung penghalang kulit dan membantu mengurangi risiko iritasi," Rubin menjelaskan.

Hindari pengelupasan kimia ketika jadwal menggunakan retinol. Mencampur bahan-bahan ini akan meningkatkan risiko iritasi. Namun, menggunakan serum pengelupasan pada malam sebelumnya sebenarnya dapat membantu membuat retinol lebih efektif. 

MIND BODY GREEN

Baca juga: Manfaat Ganda Retinol Mengobati Jerawat Sekaligus Mencerahkan Kulit

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






5 Tips Perawatan Kulit Selama Perawatan Kesuburan

2 hari lalu

5 Tips Perawatan Kulit Selama Perawatan Kesuburan

Setiap perubahan dari fluktuasi hormon normal, seperti munculnya jerawat di saat menstruasi, dapat bertambah pada kulit saat perawatan kesuburan


Tiga Kandungan Produk Skincare untuk Memudarkan Bintik Hitam di Wajah

2 hari lalu

Tiga Kandungan Produk Skincare untuk Memudarkan Bintik Hitam di Wajah

Tiga kandungan ini membantu menargetkan bintik hitam dan mencegah pembentukan bintik hitam baru.


5 Kebiasaan yang Dijalani Orang dengan Kulit Sehat dan Bercahaya

2 hari lalu

5 Kebiasaan yang Dijalani Orang dengan Kulit Sehat dan Bercahaya

Dari rutinitas membersihkan kulit hingga minum air putih, enam kebiasaan sederhana ini penting untuk kulit sehat.


Ragam Manfaat Ciplukan yang Perlu Anda Tahu

6 hari lalu

Ragam Manfaat Ciplukan yang Perlu Anda Tahu

Meski bentuknya kecil, buah ciplukan punya banyak manfaat buat kesehatan sehingga harganya pun ikut terdongkrak.


Efektifkah Acne Patch Mengatasi Jerawat?

7 hari lalu

Efektifkah Acne Patch Mengatasi Jerawat?

Acne patch bisa mengurangi keinginan untuk memegang jerawat.


Kiat Kate Hudson Menjaga Kecantikan Mengikuti Cara Ibunya

7 hari lalu

Kiat Kate Hudson Menjaga Kecantikan Mengikuti Cara Ibunya

Kate Hudson menentang suntik Botox dan filler, lebih percaya dengan gaya hidup sehat untuk memiliki kulit bercahaya.


Bahaya Mengobati Jerawat dengan Bawang Putih dan Pakai MSG untuk Pemutih

7 hari lalu

Bahaya Mengobati Jerawat dengan Bawang Putih dan Pakai MSG untuk Pemutih

Tren perawatan wajah di TikTok mulai dari bawang putih untuk mengobati jerawat hingga MSG untuk memutihkan kulit banyak dipercaya dan diikuti.


3 Mitos Utama Perawatan Kulit Tentang Bahan dan Klaim Bebas Minyak

8 hari lalu

3 Mitos Utama Perawatan Kulit Tentang Bahan dan Klaim Bebas Minyak

Ada beberapa mitos dan kesalahpahaman tentang perawatan kulit yang umum


7 Solusi Mengatasi Pembuluh Kapiler di Wajah Pecah

9 hari lalu

7 Solusi Mengatasi Pembuluh Kapiler di Wajah Pecah

Kapiler yang rusak sebenarnya menyebabkan memar karena darah dibiarkan bocor ke jaringan di sekitarnya


6 Masalah Kulit Ini Bakal Muncul saat Kurang Tidur

10 hari lalu

6 Masalah Kulit Ini Bakal Muncul saat Kurang Tidur

Penelitian menunjukkan bahwa stres kronis dan kurang tidur dapat menyebabkan penurunan produksi kolagen dan asam hialuronat.