5 Penyebab Hormonal yang Bikin Lemak Perut Membandel

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Wanita memegang lemak perut. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Anda berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu dan makan makanan sehat sebanyak yang Anda bisa, namun berat badan justru bertambah. Lemak perut hormonal bisa menjadi yang paling sulit untuk dihilangkan. Tetapi sebelum Anda menyalahkan diri sendiri karena tidak cukup melakukan sit-up di gym, pertimbangkan hal ini. Bahwa seiring bertambahnya usia, bahkan sedikit gangguan pada kadar hormon dapat menyebabkan lemak perut yang membandel menempel.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa wanita pascamenopause yang menjalani terapi penggantian hormon memiliki tingkat lemak perut yang lebih rendah daripada mereka yang tidak. Sebelum Anda terburu-buru ke dokter untuk mendapatkan resep untuk perut hormonal Anda, ada cara alami untuk menyesuaikan kadar Anda. Mengurangi asupan gula, menghilangkan makanan olahan dari diet Anda, dan menghindari hal-hal seperti susu, alkohol, dan kafein semuanya dapat membantu mengatur ulang kadar gula darah dan insulin Anda.

Berikut adalah lima tanda lemak perut membandel karena hormon

1. Lingkar pinggang Anda semakin besar, tetapi Anda makan dengan benar

Jika Anda memiliki perut yang relatif rata selama sebagian besar hidup Anda dan kemudian tiba-tiba lemak itu muncul dalam semalam, itu mungkin pertanda Anda mengalami lemak perut hormonal. “Seiring bertambahnya usia, tubuh bisa menjadi lebih resisten terhadap insulin, mendorong tubuh Anda untuk menyimpan lemak alih-alih membakarnya,” jelas Sara Gottfried, penulis The Hormone Cure dan The Hormone Reset Diet. “Perempuan juga menjadi lebih dominan estrogen saat kita memasuki perimenopause dan seterusnya. Dominasi estrogen meningkatkan resistensi insulin, yang menyebabkan penumpukan lemak perut."

2. Sangat menginginkan banyak gula

Resistensi insulin tidak hanya dapat menyebabkan diabetes, tetapi juga dapat memiliki beberapa efek sekunder pada hormon penting lainnya. “Resistensi insulin dapat memiliki efek knock-on pada leptin. Leptin adalah hormon yang mengingatkan tubuh Anda ketika Anda kenyang, tetapi peningkatan kadar insulin pada akhirnya menyebabkan peningkatan leptin juga, ”jelasnya.

“Leptin yang meningkat, terlepas dari apa yang mungkin Anda pikirkan, tidak berarti Anda lebih cenderung meletakkan garpu dan berhenti makan. Peningkatan kadar leptin secara konsisten dapat menyebabkan disfungsi reseptor leptin," kata Dr. Gottfried. Reseptor ini berhenti mengirimkan sinyal ke otak untuk memberitahu Anda untuk berhenti makan. Akibatnya, Anda melakukan kebalikan dari apa yang dirancang untuk dikendalikan oleh leptin, dan Anda terus makan, tidak pernah menerima sinyal untuk berhenti.

3. Mengalami banyak perubahan suasana hati

Saat wanita memasuki tahun-tahun sebelum dan sesudah menopause, kadar estrogen sering berfluktuasi, yang dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan kenaikan berat badan yang membandel di sekitar bagian tengah tubuh. Menurut sebuah penelitian di University of Wisconsin, inilah mengapa wanita berisiko lebih tinggi mengalami gangguan mood daripada pria. Studi ini menemukan bahwa kadar estrogen pada wanita paling sering berfluktuasi selama peristiwa siklus reproduksi dan transisi menopause.

Ini juga merupakan waktu di mana sebagian besar wanita melaporkan timbulnya depresi atau depresi berulang. Tingkat estrogen berfluktuasi secara alami selama perubahan tubuh menopause, yang dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan menyebabkan penambahan berat badan. Itulah sebabnya Dr. Gottfried mengatakan untuk tidak menyalahkan diri sendiri karena kelebihan berat badan. “Jika Anda berjuang untuk menurunkan berat badan berlebih tanpa hasil, jangan salahkan itu karena kurangnya kemauan atau disiplin diri. Kemungkinan besar hormon Anda telah berbalik melawan Anda,” katanya.

Sebaliknya, fokuslah pada hal-hal yang dapat Anda kendalikan seperti diet dan rutinitas olahraga Anda. Ubah makanan Anda dan pastikan untuk memasukkan banyak sayuran, protein tanpa lemak, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat ke dalam makanan Anda. Makanan ini tidak hanya akan membuat Anda puas dan mengurangi rasa lapar, tetapi juga memberikan nutrisi yang Anda butuhkan untuk mencegah resistensi insulin terkait usia dan kehilangan otot. 

4. Terus-menerus stres

Pemain utama lainnya dalam permainan lemak perut hormonal adalah kortisol. Sering disebut sebagai hormon stres, kadar kortisol meningkat ketika tubuh Anda merasakan bahwa Anda sangat cemas, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang membandel. Menurut Jacqueline Montoya, dokter pengobatan darurat dan perawatan kritis ini karena tubuh masuk ke mode fight or flight. "Tingkat stres dan kecemasan yang tinggi dapat mengirim tubuh ke mode bertahan hidup yang meningkatkan kadar kortisol dan memberi sinyal pada tubuh untuk menyimpan lebih banyak lemak," jelasnya.

5. Lelah sepanjang waktu tetapi tidak bisa tertidur

Insomnia dan kelelahan bisa menjadi tanda bahwa hormon yang harus disalahkan atas kenaikan berat badan Anda. Kurang tidur menyebabkan kelelahan, yang menyebabkan stres dan insomnia. Semua hal ini akan mengacaukan hormon Anda, khususnya kadar kortisol Anda. “Kortisol yang tinggi dapat menyebabkan penurunan kadar tiroid, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan secara sentral,” jelas Dr. Montoya. "Ini juga dapat menurunkan hormon pertumbuhan, yang bertanggung jawab untuk membangun jaringan, pertumbuhan otot, dan kesehatan secara keseluruhan."

PREVENTION

Baca juga: 4 Trik Diet dan Olahraga untuk Mengikis Lemak Perut

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

1 jam lalu

Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

Jokowi sebut soal rambut putih karena memikirkan rakyat, padahal uban dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya karena stres.


Inilah 6 Penyebab Rambut Memutih pada Usia Muda

3 jam lalu

Inilah 6 Penyebab Rambut Memutih pada Usia Muda

Folikel rambut memiliki sel pigmen yang memberi warna pada rambut. Folikel rambut bisa kehilangan pigmen mengakibatkan rambut beruban.


Cerita Keira Knightley Mengalami PTSD karena Popularitas

1 hari lalu

Cerita Keira Knightley Mengalami PTSD karena Popularitas

Ketika Keira Knightley pertama kali populer berkat filmnya, dia tidak bisa mengatasinya.


5 Cara Mengatasi Fluktuasi Mood karena PCOS

1 hari lalu

5 Cara Mengatasi Fluktuasi Mood karena PCOS

Perubahan suasana hati adalah gejala umum PCOS yang dapat memengaruhi kerja, hubungan, dan kehidupan secara umum.


Kenali Sakit Dada Bagian Kanan Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

2 hari lalu

Kenali Sakit Dada Bagian Kanan Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

Sakit dada bagian kiri mengindikasi penyakit jantung, sedangkan sakit dada bagian kanan menjadi tanda dari penyakit apa?


Manfaat Melatonin untuk Kecantikan Salah Satunya Perawatan Rambut

2 hari lalu

Manfaat Melatonin untuk Kecantikan Salah Satunya Perawatan Rambut

Melatonin cukup kompleks, dan merupakan topikal yang relatif baru di bidang kecantikan, jadi Anda harus memperhatikan potensi risiko


Mengenal Hormon Adrenalin dan Beberapa Aktivitas yang Memicunya

2 hari lalu

Mengenal Hormon Adrenalin dan Beberapa Aktivitas yang Memicunya

Hormon adrenalin akan membuat jantung berpacu lebih cepat, tangan berkeringat, dan membuat seseorang mencari tempat sebagai pelarian.


5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

3 hari lalu

5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

Selain enak dimakan, ternyata kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


5 Manfaat Membaca Buku Cetak: Kesehatan Mental hingga Fisik

3 hari lalu

5 Manfaat Membaca Buku Cetak: Kesehatan Mental hingga Fisik

Gaya hidup yang serba cepat dan tanggung jawab yang tak ada habisnya, membaca buku mungkin berada pada urutan paling bawah dalam daftar prioritas.


4 Manfaat Mandi Es yang Terbukti Secara Ilmiah

5 hari lalu

4 Manfaat Mandi Es yang Terbukti Secara Ilmiah

Namun, masih ada beberapa manfaat mandi es yang belum terbukti secara ilmiah