Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Merasa Tertekan, Tak Bahagia dan Kesepian Awas Penuaan Datang Lebih Cepat

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Ilustrasi wanita. Freepik.com/diana.grytsku
Ilustrasi wanita. Freepik.com/diana.grytsku
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menurut penelitian yang baru saja diterbitkan, perasaan tertekan, tidak bahagia dan kesepian dapat mempercepat proses penuaan lebih cepat daripada merokok atau bahkan penyakit tertentu.

Anda mungkin pernah mendengar referensi tentang 'usia biologis' Anda, alih-alih usia Anda yang sebenarnya, ini adalah salah satu yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti genetika dan gaya hidup. Penelitian sebelumnya menunjukkan semakin tinggi usia biologis, semakin tinggi risiko berbagai penyakit, dan risiko kematian - dan sekarang para peneliti telah melangkah lebih jauh dan menciptakan model digital dari proses penuaan dan hasilnya benar-benar mengejutkan.

Fedor Galkin, rekan penulis studi dan ilmuwan utama di startup Hong Kong Deep Longevity mengungkapkan tubuh dan jiwa Anda terhubung. "Ini adalah pesan utama kami," katanya, seperti dikutip dari laman Glamour.

Studi yang diterbitkan dalam Writing dalam jurnal Aging-US, melihat para peneliti di Deep Longevity, Stanford University, dan The Chinese University of Hong Kong, melaporkan bagaimana mereka membangun "jam penuaan" berdasarkan data yang dikumpulkan dari 4.846 orang dewasa pada tahun 2015 sebagai bagian dari Studi Longitudinal Kesehatan dan Pensiun China (CHARLS). Studi ini melibatkan 16 biomarker darah, termasuk kadar kolesterol dan glukosa, jenis kelamin peserta dan informasi seperti tekanan darah dan BMI mereka.

Tim menemukan bahwa mereka yang menderita ketidakbahagiaan, kesepian dan berjuang dengan kesehatan mental mereka dalam penelitian ini mengalami peningkatan usia biologis mereka. “Kami menunjukkan bahwa faktor psikologis, seperti merasa tidak bahagia atau kesepian, menambah usia biologis seseorang hingga 1,65 tahun” tulis Galkin.

Sementara Galkin mengatakan angka tersebut adalah perkiraan, penelitian ini merupakan wawasan tentang dampak kesejahteraan mental kita terhadap tubuh kita dan bagaimana hal itu dapat menjadi kekuatan pendorong di balik proses penuaan. "Merawat kesehatan psikologis Anda adalah kontributor terbesar yang Anda miliki untuk memperlambat laju penuaan Anda," katanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Studi ini juga melaporkan bahwa perokok diperkirakan berusia 15 bulan lebih tua dari rekan-rekan mereka yang tidak merokok dan dan menikah tampaknya mengurangi usia biologis sekitar tujuh bulan.

GLAMOUR

Baca juga: Alasan Minum Cukup Air Kunci Penuaan yang Sehat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Studi Baru Sebut Kesepian Bisa Menimbulkan Penyakit Jantung, Penjelasannya?

3 hari lalu

Ilustrasi wanita kesepian. shutterstock.com
Studi Baru Sebut Kesepian Bisa Menimbulkan Penyakit Jantung, Penjelasannya?

Kesepian dan isolasi sosial tidak hanya berdampak kesejahteraan mental, tetapi juga berimplikasi serius terhadap kesehatan seperti penyakit jantung.


Bukti Amburadulnya Pemilu 2024

5 hari lalu

Bukti Amburadulnya Pemilu 2024

MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengabulkan 44 perkara sengketa Pemilu 2024. Jumlah ini lebih banyak dibanding Pemilu 2019 yang hanya 13.


PPATK: Kasus Judi Online di Indonesia Sentuh Angka 100 Triliun, Ini 8 Dampak Negatifnya dalam Kehidupan

5 hari lalu

Ilustrasi depresi. Shutterstock
PPATK: Kasus Judi Online di Indonesia Sentuh Angka 100 Triliun, Ini 8 Dampak Negatifnya dalam Kehidupan

Judi online disebut sangat merusak dan berbahaya


Tak Hanya Ganggu Penampilan Fisik, Jerawat Juga Pengaruhi Kesehatan Mental

7 hari lalu

Ilustrasi wanita dengan jerawat dan bintik hitam. Freepik.com
Tak Hanya Ganggu Penampilan Fisik, Jerawat Juga Pengaruhi Kesehatan Mental

Tak hanya sering dianggap mengganggu penampilan fisik, jerawat ternyata juga bisa mempengaruhi kesehatan mental penderita.


Ginekolog Sebut Pentingnya Kebugaran untuk Hadapi Menopause

7 hari lalu

Ilustrasi menopause. shutterstock.com
Ginekolog Sebut Pentingnya Kebugaran untuk Hadapi Menopause

Kebugaran adalah kunci perempuan menghadapi menopause. Berikut yang perlu diperhatikan menurut ginekolog.


Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

9 hari lalu

Chef Gordon Ramsay. REUTERS/Edgar Su
Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

Penelitian menyebut marah-marah bisa mengurangi depresi, stres, dan kecemasan dibanding perilaku yang sopan dan kalem.


Polisi Telah Selesai Periksa Kesehatan Mental Ibu di Tangsel yang Mencabuli Anak Kandungnya

12 hari lalu

Ilustrasi pencabulan. Shutterstock
Polisi Telah Selesai Periksa Kesehatan Mental Ibu di Tangsel yang Mencabuli Anak Kandungnya

Polda Metro Jaya telah selesai memeriksa kesehatan mental ibu di Tangsel yang mencabuli anak kandungnya.


Kiat Sehat Memasuki Usia 40 dari Praktisi Kesehatan

15 hari lalu

Ilustrasi pria makan-makanan sehat. shutterstock.com
Kiat Sehat Memasuki Usia 40 dari Praktisi Kesehatan

Saat berusia 40 tahun, metabolisme tubuh mulai melambat sehingga upaya menurunkan berat badan lebih sulit, risiko terserang penyakit pun meningkat.


Peneliti Sebut Rokok Sebabkan Stunting dan Tingkatkan Angka Kemiskinan

17 hari lalu

Ilustrasi berhenti merokok. Pexel/George Morina
Peneliti Sebut Rokok Sebabkan Stunting dan Tingkatkan Angka Kemiskinan

Perokok lebih memilih membeli rokok dibanding membelanjakan untuk kebutuhan yang lebih penting.


Perlunya Langkah Konkret Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Rokok

18 hari lalu

ILustrasi larangan merokok. REUTERS/Eric Gaillard
Perlunya Langkah Konkret Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Rokok

PDPI mengusulkan sejumlah langkah konkret yang dapat dilakukan demi melindungi generasi muda dari bahaya rokok.