Tips Mengolah dan Menyimpan Bahan Makanan agar Tidak Terkontaminasi Penyakit

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi sayuran. Unsplash.com/Inigo De la Maza

TEMPO.CO, Jakarta - Makanan bisa membawa kuman atau patogen yang bisa menyebabkan penyakit. Itu sebabnya, bahan makanan perlu diolah dengan cara yang tepat. 

Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UI Ririn Arminsih Wulandari mengatakan, salah satu cara mencegah makanan terkontaminasi adalah memisahkan penyimpanan bahan baku dengan produk hasil olahan.

Setelah itu, jauhkan tempat pengelolaan makanan dari kamar kecil dan lengkapi dengan alat-alat pencuci tangan dengan sabun disinfektan, kata dia melalui siaran pers RSUI, Jumat, 23 September 2022.

Kemudian, memastikan lantai, dinding, dan meja harus dari bahan yang mudah dibersihkan, ruangan memiliki ventilasi dan penerangan baik, atap dan dinding yang bersih, tempat pembuangan sampah jauh dari pabrik dan menjaga kebersihan tempat pengelolaan dan kebersihan alat-alat.

Upaya lain yakni menjaga suhu penyimpanan bahan makanan yang baik yakni di bawah 40 derajat Celcius atau di atas 60 derajat Celcius. Selanjutnya, memasukkan bahan pangan yang mudah rusak, seperti buah, sayur, dan bahan pangan segar ke dalam lemari es.

"Bahan pangan segar (daging, ayam, dan lain-lain) harus ditaruh di freezer. Sayur dan buah cukup di dalam kulkas," kata Ririn.

Selain itu, makanan yang telah diolah sebaiknya langsung dimakan dalam waktu 1-2 jam setelah masak, segera memasak bahan-bahan yang telah dibekukan setelah dicairkan (thawing) dan tidak membiarkannya dalam keadaan cair untuk jangka waktu yang lama.

Upaya lainnya yakni tidak membeli makanan atau minuman dalam kemasan yang sudah agak penyok, bengkak, atau sekedar terbuka; dan menerapkan konsep first in first out dalam penyimpanan berdasarkan tanggal kedaluwarsa dan keperluan dalam penggunaan proses pengolahan.

Makanan menjadi salah satu sumber penularan penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan terdapat lebih dari 200 penyakit disebabkan konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau zat kimia seperti logam berat. Masalah kesehatan masyarakat yang berkembang karena penyakit yang ditularkan oleh makanan ini berkontribusi secara signifikan terhadap beban penyakit dan kematian global.

Oleh karena itu, Ririn mengingatkan, perlunya orang-orang memperhatikan penyakit bawaan makanan atau food borne disease ini.

Dia lalu menjelaskan bedanya higiene dan sanitasi makanan. Higiene merupakan upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu subjeknya. Sementara, sanitasi makanan salah satu usaha pencegahan untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat mengganggu atau merusak kesehatan.

Pencegahan ini dimulai dari sebelum makanan diproduksi, selama pengolahan, penyimpanan, pengangkutan hingga makanan tersebut siap untuk dikonsumsi konsumen.

Terdapat tiga prinsip sanitasi makanan yakni faktor fisik, kimia dan mikrobiologi. Faktor fisik terkait dengan kondisi ruangan yang tidak mendukung pengamanan makanan seperti sirkulasi udara dan temperatur yang kurang baik.

Faktor kimia yaitu adanya zat-zat kimia yang digunakan untuk mempertahankan kesegaran bahan makanan, seperti obat penyemprotan hama, sementara faktor mikrobiologi yakni yang disebabkan adanya kontaminasi bakteri, virus, jamur dan parasit.

ANTARA 

Baca juga: 4 Makanan untuk Meningkatkan Metabolisme dan Berat Badan Sehat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Mengenal Flu Perut, Kenali Penyebab dan Gejalanya

14 jam lalu

Mengenal Flu Perut, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Flu perut atau gastroenteritis merupakan bentuk iritasi dan peradangan pada usus manusia. Hal ini disebabkan paling sering oleh virus novovirus dan rotovirus.


8 Makanan Penurun Kortisol yang Direkomendasikan Ahli Diet

18 jam lalu

8 Makanan Penurun Kortisol yang Direkomendasikan Ahli Diet

Anda dapat membantu mengatur kadar kortisol Anda dengan mengurangi beban stres tubuh Anda


Olahraga dan Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Diabetes

1 hari lalu

Olahraga dan Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Diabetes

Dokter mengatakan banyak manfaat berolahraga rutin bagi penderita diabetes. Pasalnya, diabetes yang tidak dikendalikan dapat menyebabkan komplikasi.


Penyakit yang Biasa Menyerang setelah Bencana Alam

2 hari lalu

Penyakit yang Biasa Menyerang setelah Bencana Alam

Beberapa penyakit biasa muncul usai bencana. Berikut, beberapa penyakit yang rawan menjangkiti para korban bencana alam.


8 Makanan untuk Meningkatkan Energi Menurut Pakar

2 hari lalu

8 Makanan untuk Meningkatkan Energi Menurut Pakar

Ketika semua sistem tubuh Anda bekerja secara optimal, Anda akan merasa lebih baik dan memiliki energi untuk beraktivitas.


Ini Penyakit yang Paling Besar Menghabiskan Dana BPJS Kesehatan

2 hari lalu

Ini Penyakit yang Paling Besar Menghabiskan Dana BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan mencatat penyakit katastropik atau penyakit berbiaya mahal dalam klaim biaya pelayanan kesehatan JKN-KIS.


Inilah 7 Penyakit yang Belum Ditemukan Obatnya

2 hari lalu

Inilah 7 Penyakit yang Belum Ditemukan Obatnya

Tidak semua penyakit yang ada di dunia ini mampu ditemukan obat penawarnya. Berikut sejumlah penyakit yang belum ditemukan obatnya.


Apa Saja Kandungan Nutrisi Buah Stroberi?

3 hari lalu

Apa Saja Kandungan Nutrisi Buah Stroberi?

Buah stroberi mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh


Konten Mukbang, Mengapa Bisa Diminati?

3 hari lalu

Konten Mukbang, Mengapa Bisa Diminati?

Istilah mukbang berasal dari gabungan dua kata Korea, yaitu mukja berarti makan dan bang-song artinya penyiaran


Tidak Mau Bau Kaki, Hindari Berlebihan Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini

3 hari lalu

Tidak Mau Bau Kaki, Hindari Berlebihan Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini

Bau kaki adalah masalah yang dihadapi banyak orang. Ini adalah suatu masalah yang memalukan dan membatasi kebebasan seseorang. Orang yang memiliki bau kaki akan berpikir dua kali saat harus melepas sepatu saat bertamu.