5 Tanda Gula Darah Terlalu Tinggi, Termasuk Penglihatan Buram

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi tes gula darah penderita diabetes (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah kondisi yang paling sering dialami oleh penderita diabetes. Namun, di masa awal mengidap penyakit ini, kebanyakan orang tidak langsung menyadarinya. 

Pakar diet yang aktif mengedukasi publik tentang diabetes, Amy Hess-Fischl, mengatakan bahwa cara termudah untuk mencegah hiperglikemia adalah dengan mengontrol diabetes. "Itu termasuk mengetahui gejala awal, tidak peduli seberapa halusnya. Ingat, ada banyak aspek perawatan diabetes yang dapat dikendalikan," kata dia, dikutip dari eatthis.com

Berikut lima tanda gula darah tinggi menurut dokter. 

1. Haus dan lapar berat

Rasa haus dan lapar yang meningkat adalah tanda umum gula darah tinggi. "Sebanyak apa pun kamu minum, rasanya seperti masih dehidrasi. Jaringan tubuh sebenarnya mengalami dehidrasi ketika terlalu banyak glukosa (gula) dalam darah," kata Amy dan Lisa M. Leontis, praktisi perawatan. "Tubuh menarik cairan dari jaringan untuk mencoba mengencerkan darah dan melawan glukosa yang tinggi, sehingga jaringan akan mengalami dehidrasi dan mengirim pesan bahwa kamu perlu minum lebih banyak. Ini juga terkait dengan peningkatan buang air kecil," kata dia. 

Bahkan setelah kamu makan, orang yang mengalami gula darah tinggi mungkin masih merasa sangat lapar. Itu karena otot tidak mendapatkan energi yang mereka butuhkan dari makanan; resistensi insulin tubuh mencegah glukosa memasuki otot dan menyediakan energi. "Oleh karena itu, otot dan jaringan lain mengirimkan pesan 'lapar', mencoba untuk mendapatkan lebih banyak energi ke dalam tubuh," kata Amy. 

2. Urine berbau manis 

Urine berbau manis adalah tanda gula darah terlalu tinggi, para ahli memperingatkan. "Biasanya, jumlah gula yang keluar dari tubuh melalui urine tidak terdeteksi," kata Matthew Goldman. "Namun, jika kadar gula darah cukup tinggi, gula mulai meninggalkan aliran darah melalui ginjal dan memasuki urine," kata dia. 

3. Penglihatan buram

Jika mengalami masalah dengan penglihatan, itu bisa menjadi tanda hiperglikemia. “Sebanyak satu dari empat orang dewasa usia kerja (mereka yang berusia awal 20-an hingga awal 60-an) memiliki diabetes tipe 2, tetapi mereka tidak mengetahuinya,” kata dokter mata Yu-Guang He. "Jadi, kamu bisa bayangkan keterkejutan mereka ketika melihat saya, seorang dokter mata, untuk penglihatan kabur atau eye floaters, dan kami memberikan rujukan untuk memeriksakan diabetes. Pasien dengan diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk penyakit mata diabetes, seperti retinopati diabetik dan edema makula diabetik (DME)," kata dia. 

4. Kelelahan

Menurut Diabetes Care Canada, fluktuasi kadar gula darah dapat menyebabkan kelelahan. “Ketika gula darah terlalu tinggi, misalnya, darah tidak dapat bersirkulasi secara efisien dan sel-sel tubuh tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk berfungsi secara optimal, dapat menyebabkan peradangan sel yang disebut monosit ke dalam otak menyebabkan kelelahan. Demikian pula, jika gula darah terlalu rendah, sel-sel tidak mendapatkan cukup bahan bakar untuk bekerja dengan baik, yang mempengaruhi tingkat energi."

5. Penurunan berat badan

Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan tidak boleh diabaikan karena itu bisa jadi tanda gula darah tinggi. Jika badan sudah kurus, ahli endokrinologi Kevin Pantalone mengatakan kemungkinan kemungkinan diabetes sudah diidap sekitar lima tahun. "Mereka bisa mengalami penurunan berat badan yang berlebihan atau sangat lelah untuk buang air kecil sepanjang malam."

EATTHIS.COM

Baca juga: Apakah Buah Bisa Menyebabkan Lonjakan Kadar Gula Darah?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Cegah Diabetes pada Anak dengan Gerakan Hidup Sehat

1 jam lalu

Cegah Diabetes pada Anak dengan Gerakan Hidup Sehat

Kemenko PMK menyebut Gerakan Masyarakat Hidup Sehat harus diterapkan dengan baik guna mencegah berbagai penyakit, termasuk diabetes.


Apa Perbedaan Fatigue dan Burnout?

6 jam lalu

Apa Perbedaan Fatigue dan Burnout?

Kondisi kelelahan antara lain fatigue dan burnout. Apa perbedaan dua kondisi tersebut?


Kasus Diabetes Anak Naik 70 Kali Lipat, IDAI Sebut Pemicunya

7 jam lalu

Kasus Diabetes Anak Naik 70 Kali Lipat, IDAI Sebut Pemicunya

IDAI menyebut kasus diabetes pada anak usia 0-14 tahun pada 2023 naik 70 kali lipat dibanding 2010. Apa saja pemicunya?


Ahli Gizi Sebut Kaitan Susu Kental Manis dan Risiko Diabetes Anak

8 jam lalu

Ahli Gizi Sebut Kaitan Susu Kental Manis dan Risiko Diabetes Anak

Susu kental manis mengandung tambahan gula tinggi dan protein sangat rendah sehingga minim zat gizi bermanfaat dan berisiko menyebabkan diabetes.


Mata Berkedip Terlalu Sering, Apa Saja Penyebabnya?

16 jam lalu

Mata Berkedip Terlalu Sering, Apa Saja Penyebabnya?

Mata berkedip berlebihan ada berbagai penyebab yang mempengaruhi kondisi itu


Sering Gangguan Penyakit Gusi Bisa Jadi Anda Punya Gula Darah Tinggi, Begini Deteksi Lainnya

2 hari lalu

Sering Gangguan Penyakit Gusi Bisa Jadi Anda Punya Gula Darah Tinggi, Begini Deteksi Lainnya

Penting untuk memperhatikan gejala gula darah tinggi yang timbul dengan tanda di berbagai bagian tubuh. Ini penjelasannya.


Gula Darah Tinggi Akibat Diabetes Bisa Merusak Saraf, Kenali 4 Tanda Ini

4 hari lalu

Gula Darah Tinggi Akibat Diabetes Bisa Merusak Saraf, Kenali 4 Tanda Ini

Gangguan saraf akibat diabetes ini disebut neuropati diabetik.


Mengapa Beras Merah Banyak Dikonsumsi Penderita Diabetes?

4 hari lalu

Mengapa Beras Merah Banyak Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Penderita diabetes kerap mengonsumsi beras merah, begini penjelasannya. Berikut manfaat lain beras merah ini.


Manfaat Beras Hitam Selain untuk Penurunan Berat Badan, Apa Lagi?

5 hari lalu

Manfaat Beras Hitam Selain untuk Penurunan Berat Badan, Apa Lagi?

Beras hitam memberikan sejumlah menfaat kesehatan bagi tubuh, antara lain untuk penurunan berat badan dan kesehatan mata.


Bahaya Makanan Mengandung Nitrat, Berisiko Diabetes Tipe 2

5 hari lalu

Bahaya Makanan Mengandung Nitrat, Berisiko Diabetes Tipe 2

Tenaga kesehatan telah menyarankan menghindari senyawa nitrit dan nitrat sebagai tambahan dalam makanan. Bisa memicu diabetes tipe 2?