Cerita Meghan Markle Bisnis Scrunchie Buatan Sendiri saat Sekolah Dasar

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Meghan Markle tampil dalam konser Global Citizen 2021 di Central Park, New York, AS, 25 September 2021. Meghan yang hadir bersama sang suami, Pangeran Harry, mempromosikan kesetaraan akses vaksin Covid-19 untuk seluruh penduduk dunia. REUTERS/Caitlin Ochs

    Meghan Markle tampil dalam konser Global Citizen 2021 di Central Park, New York, AS, 25 September 2021. Meghan yang hadir bersama sang suami, Pangeran Harry, mempromosikan kesetaraan akses vaksin Covid-19 untuk seluruh penduduk dunia. REUTERS/Caitlin Ochs

    TEMPO.CO, Jakarta - Kecerdasan bisnis Meghan Markle bukanlah sesuatu yang baru. Bangsawan berusia 40 tahun itu telah membuat gerakan sejak dia masih di sekolah dasar. Usaha wirausaha pertamanya adalah bisnis scrunchie buatan sendiri, yang tampaknya sangat pas mengingat Duchess of Sussex memiliki tatanan rambut yang indah dalam setiap kesempatan. 

    “Saya ingat ketika saya masih sangat muda, saya pasti berusia 8 atau 9 tahun, saya mulai membuat scrunchie untuk dijual,” katanya kepada Andrew Ross Sorkin dan Presiden Ariel Investment Mellody Hobson selama The New York Times DealBook Online Summit, yang diadakan pada hari Selasa, 9 November 2021. “Saya menyuruh ibu saya membawa saya ke pusat kota untuk mendapatkan potongan kain dari toko kain dan menjualnya lima untuk lima dolar.”

    Dan meskipun bintang Suits ini memiliki resume pencapaian dan penghargaan yang cukup panjang hari ini, kebanggaan yang datang bersama dengan momen pertamanya ke dalam bisnis kecantikan tetap melekat padanya hingga hari ini.

    “Saya ingat perasaan mengetahui bahwa saya telah melakukan sesuatu,” katanya selama acara yang membahas bagaimana perempuan dapat mencapai kesetaraan ekonomi dan profesional, seperti dilansir dari laman US Magazine. “Saya telah berinvestasi dalam diri saya dan melakukan pekerjaan ini dan mendapat kompensasi untuk itu. Ada rasa bangga yang muncul dari itu.”

    Meski kini Markle tidak lagi menjalankan bisnis scrunchie-nya, dia memiliki banyak usaha lain yang sedang dikerjakan. Tidak hanya menjadi pembawa acara audio Archewell, ibu dari dua anak Archie dan Lili dengan Pangeran Harry, penulis The Bench, dan dia juga baru-baru ini meluncurkan Inisiatif 40×40.

    Perusahaan ini merupakan program mentoring bagi perempuan yang memasuki dunia kerja kembali dan dibuat sebagai tanggapan atas dua juta perempuan yang telah meninggalkan angkatan kerja akibat COVID-19.

    Organisasi ini diluncurkan pada bulan Agustus untuk menandai ulang tahun ke-40 Meghan Markle. “Karena saya berusia 40 tahun, saya meminta 40 teman untuk menyumbangkan 40 menit dari waktu mereka untuk membantu membimbing seorang wanita yang bergerak kembali ke dunia kerja,” jelasnya dalam video yang dirilis saat itu. “Dan saya pikir jika kita semua melakukannya, dan semua melakukan 40 menit dari beberapa tindakan pelayanan, kita dapat menciptakan efek riak (hal kecil akan berdampak besar)."

    Baca juga: Meghan Markle Tampil Bold dalam Balutan Gaun Merah Caroline Herrera

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.