6 Hal tentang Anak yang Tak Boleh Diunggah di Media Sosial

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak berselfie dengan orang tua. amazonaws.com

    Ilustrasi anak berselfie dengan orang tua. amazonaws.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua sering kali membagikan kebahagiaannya memiliki anak dengan mengunggah foto atau aktivitas mereka di Internet. Tapi hati-hati karena beberapa gambar atau informasi dapat membahayakan si kecil.

    Banyak yang tak menyadari bahwa apa pun yang diunggah orang tua di media sosial atau sharenting bisa disalahgunakan oleh orang tidak bertanggung jawab dan membahayakan mereka. Misalnya, foto mereka dimanfaatkan untuk jual beli anak, bullying, peretasan, bahkan penculikan.

    Jadi, inilah beberapa informasi tentang anak yang tak boleh dibagikan di media sosial.

    1. Lokasi dan alamat

    Membagikan alamat rumah, sekolah anak, atau tempat les anak atau tanggal-tanggal penting memungkinkan penguntit atau penculik dapat mengakses lokasi anak. Ahli juga menyarankan agar tidak mengungkap rutinitas anak atau aktivitas yang sering dilakukan di waktu-waktu tertentu.

    2. Foto anak tanpa pakaian

    Foto anak telanjang atau ketika mereka melepaskan baju sangat berisiko dan bisa berakhir di tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Foto saat anak dalam kondisi yang tidak nyaman juga sebaiknya tidak diunggah di media sosial.

    3. Detail personal anak

    Detail apa pun yang terkait dengan kondisi atau rekam medis anak, identitas pribadi, atau rekam jejak tertentu bisa dimanfaatkan oleh hacker. Pencurian data pribadi anak sering jadi masalah di zaman digital ini.

    4. Perilaku buruk

    Mebagikan informasi tentang masalah perilaku anak dapat mengekspos kelemahan mereka. Ingat bahwa anak-anak sering dipermalukan oleh teman bahkan orang tak dikenal di media sosial.

    5. Momen memalukan anak

    Foto ketika anak sedang marah atau tantrum mungkin bisa mendapat simpati atau likes dari pengguna media sosial, tapi itu bisa mempermalukan anak. Ahli juga mengingatkan bahwa itu akan tertinggal lama sebagai jejak digital di Internet yang bisa disalahgunakan suatu saat nanti.

    6. Foto anak bersama teman

    Tak semua orang tua nyaman ketika foto anaknya tersebar di Internet. Jadi, berhati-hatilah ketika mengunggah foto anak bersama dengan temannya. Lebih baik meminta izin orang tua dari teman anak terlebih dahulu.

    Baca juga: Suka Tulis Tentang Anak di Media Sosial? Waspada Dampak pada Anak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.