5 Trik Agar Buah Tidak Berubah Warna dan Tekstur setelah Dipotong

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi salad buah (pixabay.com)

    Ilustrasi salad buah (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak buah, seperti apel, pir, dan jambu biji, berubah menjadi kecokelatan atau lebih gelap setelah dipotong diiris. Sebagian lagi bahkan menjadi lebih lembek sehingga mengurangi selera. Perubahan ini tidak hanya merusak rasa dan teksturnya, tapi juga membuatnya terlihat tidak higienis.

    Alasan utama perubahan warna dan tekstur itu karena  oksidasi. Penyebabnya adalah ketika buah-buahan terkena udara, kelembapan di udara menyebabkan perubahan rasa dan tekstur. Kedua, memotong buah-buahan seperti apel dapat langsung melepaskan enzim yang bereaksi ketika terkena udara.

    Untuk mencegah perubahan tersebut, inilah beberapa trik yang bisa dilakukan.

    1. Bilas dengan air dingin yang mengalir

    Setelah memotong atau mengiris buah, tiriskan melalui air dingin. Trik ini membantu mengurangi dan memperlambat reaksi enzimatik sehingga menyelamatkan buah berubah menjadi cokelat.

    2. Rendam air garam

    Air garam jadi solusi untuk banyak masalah, termasuk menjaga buah tetap terlihat segar. Caranya, masukkan air dingin bersama dengan sesendok teh garam, celupkan buah segar selama 2-3 menit, tiriskan airnya dan simpan.

    3. Rendam di air jahe 

    Setelah mengalirkan buah melalui air dingin, celupkan ke dalam air jahe. Kehadiran asam sitrat yang dapat dimakan dalam minuman ini bekerja sangat baik dalam mencegah buah dari oksidasi dan mempertahankan teksturnya yang renyah.

    4. Campurkan dengan madu

    Jika ingin mengemas buah-buahan untuk makan siang atau jalan-jalan, buat saus dingin dengan madu dan air hangat. Campur buah-buahan dalam larutan ini dan biarkan menyerap kebaikan madu. Tips ini akan menjaga buah segar tetap cerah, segar dan akan menyelamatkan dari oksidasi setidaknya hingga 8-9 jam.

    5. Pakai air jeruk

    Buat campuran sederhana dari jus sitrus seperti lemon, nanas, atau jeruk, campur dengan sedikit air atau madu. Campurkan buh dengan air sitrus untuk membantu memperlambat reaksi enzimatik dan menyelamatkan buah dari menjadi gelap dan basah.

    Baca juga: 8 Buah Rendah Gula yang Kaya Nutrisi Penting, dari Stroberi sampai Alpukat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.