Mitos tentang Latihan Kardio yang Bikin Penurunan Berat Badan Tidak Efektif

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita lari di atas treadmill. Freepik.com

    Ilustrasi wanita lari di atas treadmill. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Latihan kardio sering jadi pilihan olahraga untuk menurunkan berat badan. Latihan kardio atau kardiovaskular adalah jenis latihan aerobik di mana tubuh membutuhkan oksigen dalam jumlah tinggi karena detak jantung meningkat. 

    Olahraga ini menjaga jantung, paru-paru, dan sistem peredaran darah tetap sehat. Peningkatan kebutuhan oksigen juga membantu membakar kalori dan menurunkan berat badan.

    Tetapi banyak kesalahpahaman terkait dengan latihan kardio untuk menurunkan berat badan yang mengurangi efektivitasnya. Berikut 5 mitos yang sebaiknya tidak lagi dipercaya. 

    1. Fokus hanya pada kardio 

    Latihan kardio memang penting untuk menurunkan berat badan, tetapi begitu juga latihan kekuatan seperti angkat beban. Mengangkat beban memberi afterburn yang membantu membakar kalori bahkan ketika sedang istirahat. Olahraga ini membantu membangun otot tanpa lemak, yang meningkatkan metabolisme dan membakar lemak lebih cepat. Lakukan latihan kekuatan dua kali seminggu selama 45 hingga 60 menit. 

    2. Latihan kardio dulu baru latihan beban

    Jika menekan treadmill terlebih dahulu baru mengangkat beban, kemungkinan cedera akan lebih besar. Selain itu, energi mungkin sudah terkuras setelah sesi kardio yang intens sehingga sulit melakukan latihan kekuatan. Lebih baik melakukannya pada hari-hari yang berbeda. Jika ingin melakukannya bersama-sama maka lakukan latihan beban terlebih dahulu, kemudian kardio.

    3. Latihan kardio dengan perut kosong bakar lebih banyak kalori 

    Olahraga saat perut kosong memang membakar lebih banyak kalori. Tapi, latihan tanpa bahan bakar tubuh tidak dapat berlangsung lama. Jika tidak makan, latihan mungkin tidak tuntas karena kelelahan. Selain itu, berpuasa untuk waktu yang lama di pagi hari dapat memperlambat metabolisme. Jadi makanlah sesuatu seperti pisang atau kacang 30 menit sebelum berolahraga.

    4. Kardio pagi hari lebih efektif 

    Tidak ada waktu yang benar atau salah untuk berolahraga, yang terpenting adalah konsistensi. Jika konsisten latihan, maka berolahraga di pagi atau sore hari akan memberikan manfaat yang sama. 

    5. Treadmill adalah latihan kardio terbaik

    Berlari di treadmill, mendayung, bersepeda statis, jalan cepat di luar ruangan, berenang, dan menari, semuanya adalah latihan kardio. Setiap jenis latihan memiliki manfaat kesehatan tertentu. Treadmill bukan satu-satunya peralatan untuk berolahraga. Coba latihan kardio lainnya untuk menuai manfaatnya dan menghindari kebosanan.

    Baca juga: 5 Latihan Kardio Sederhana untuk Membakar Kalori, Lari Hingga Bersepeda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.