Billie Eilish Merasa Percaya Diri tapi Tak Bahagia dengan Tubuhnya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Billie Eilish tampil dengan gaya berbeda untuk majalah Vogue Inggris edisi Juni 2021. (Instagram/@billieeilish)

    Billie Eilish tampil dengan gaya berbeda untuk majalah Vogue Inggris edisi Juni 2021. (Instagram/@billieeilish)

    TEMPO.CO, Jakarta - Billie Eilish mengungkapkan perjuangan dengan citra tubuh. Media sosial sangat mempengaruhi cara dia memandang diri sendiri. Sering kali dia merasa sangat buruk setelah melihat unggahan orang-orang di medsos. 

    Menurut dia, unggahan di media sosial sering kali terlihat sangat berbeda dengan aslinya, meskipun sebenarnya dia tahu apa yang dilakukan orang terhadap foto itu. 

    "Namun saya masih melihatnya dan berkata, 'Ya Tuhan.' Itu membuatku merasa sangat buruk," kata dia dalam wawancara dengan The Guardian saat mempromosikan album barunya, Happier Than Ever, belum lama ini, seperti dikutip People, Sabtu, 31 Juli 2021.  

    "Dan maksud saya, saya sangat percaya diri dengan siapa saya, dan saya sangat senang dengan hidup saya ... Saya jelas tidak bahagia dengan tubuh saya," kata dia, sebelum menambahkan, "tapi siapa (yang senang dengan tubuhnya)?"

    Melanjutkan percakapan jujurnya, Eilish mengakui bahwa foto-foto yang diambil oleh paparazi juga mempengaruhi pola pikirnya terkait dengan perasaannya terhadap tubuhnya, ditambah dengan komentar media sosial terhadap foto-foto tersebut.

    Dia sendiri menganggap tubuh bukanlah segalanya. "Kita hanya membutuhkan tubuh untuk makan dan berjalan-jalan dan buang air besar. Kita hanya membutuhkan mereka untuk bertahan hidup," katanya lagi. Jadi, dia merasa heran jika ada orang yang terlalu memperhatikan bentuk tubuhnya. 

    Di atas panggung, Billie berusaha melepaskan pikiran tentang tubuhnya. Dia memakai pakaian berukuran besar agar lebih leluasa bergerak tanpa menunjukkan bentuk tubuhnya. 

    "Karena saya memiliki hubungan yang sangat buruk dengan tubuh saya, seperti yang tidak akan kamu percayai, jadi saya harus melepaskannya," tambah Eilish.

    Pemenang Grammy 7 kali itu yang tidak pernah menghindar dari diskusi seputar citra tubuh, terutama yang terkait dengan wanita muda. Begitu juga dengan rambutnya. 

    "Mengapa kita peduli dengan rambut? Mengapa semua orang sangat membenci bulu di tubuh, tetapi punya banyak rambut di kepala dan itu keren dan cantik," dia bertanya. "Apa bedanya?"

    Dia juga merasa terganggu dengan orang-orang yang melakukan prosedur untuk tubuhnya tapi tidak mengakuinya. Menurut dia, itu sama saja dengan mempromosikan standar rubuh yang tidak bisa dicapai. 

    Sebenarnya tak apa-apa melakukan itu, kata Eilish, jika itu membuat bahagia. Tapi jangan menyangkalnya dan mengatakan itu didapat karena usaha keras. 

    "Sangat buruk bagi wanita muda - dan anak laki-laki juga - jika melihat itu," kata Billie Eilish. 

    Baca juga: Banyak Ujaran tentang Tubuhnya, Billie Eilish Stop Baca Komentar di Medsos


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.